Connect with us

Nasional

Kapolri Respon Hasil Reses DPR RI Hinca Panjaitan

Published

on

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

Medan, Geosiar.com, Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian langsung merespon laporan reses anggota Komisi III DPR RI, DR Hinca Panjaitan XIII terkait maraknya peredaran Narkoba di Sumatera Utara. Bahkan sudah terdeteksi barang narkoba masuk ke Indonesia melalui jalur laut Selat Malaka menuju pelabuhan tikus di wilayah pantai timur Kabupaten Serdang Bedagai, Batubara, Asahan dan Tanjungbalai.

Dalam rapat kerja Komisi III DPR RI dengan Kapolri di ruang komisi III Nusantara 2 gedung DPR RI, Rabu sore (14/3/2018) berlangsung serius. Saat itu anggota DPR RI Hinca Panjaitan melaporkan aspirasi masyarakat serta Polres Batubara dan Polres Simalungun yang diserapnya lewat reses.

Hinca Panjaitan minta Kapolri supaya pemberantasan narkoba di Indonesia diprioritaskan. Menurut Hinca Panjaitan yang juga menjabat Sekjen DPP Partai Demokrat itu masalah narkoba tidak boleh ditolelir karena menyangkut nasib bangsa.

“Saya wajib menyahuti keluhan masyarakat dan Polres Batubara. Untuk itu Kapolri harus serius memutus mata rantai barang narkoba itu,” sebutnya kepada wartawan lewat Whatsapp.

Saat rapat berlangsung, Hinca juga melaporkan bahwa pemasok narkoba ke Pematang Siantar dan Simalungun berasal dari Batubara masuk lewat pelabuhan tikus. Hinca pun menawarkan Kapolri bersama komisi III DPR RI dapat turun menyisir daerah pelabuhan tikus dimaksud. Hinca juga menyampaikan minimnya personil dan sarana prasarana di Polres Batubara.

Selanjutnya, menyikapi laporan itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian langsung merespon tawaran Hinca untuk menyisir pelabuhan tikus diwilayah pantai Timur Sumatera. Kunjungan itu akan melibatkan Kabareskrim, direktur Narkoba dan Direktur Polisi Air serta angota DPR RI Komisi III.

Kapolri juga menyahuti minimnya personil Polisi air. Dan pada kesempatan itu Kapolri minta dukungan Komisi III DPR RI agar Polisi Air memiliki kapal pelacak yang tangguh di air khusus mengawal laut dan pesisir. (lamru)