Connect with us

Kesehatan

Cegah Inveksi Saluran Kemih, Ladies Segera Lakukan Hal Ini

Published

on

Cara menghindari ISK

Medan-GeoSiar.com, Menstruasi merupakan proses keluarnya darah dari dalam rahim yang terjadi karena luruhnya lapisan dinding rahim bagian dalam yang banyak mengandung pembuluh darah dan sel telur yang tidak dibuahi.

Menstruasi pasti akan terjadi pada semua wanita yang normal. Siklus menstruasi ini berlangsung kurang lebih 28 hari (antara 21-35 hari).

Pada 28 Mei mendatang, dunia akan memperingati Hari Kebersihan Mentruasi. Mengingat bahwa daerah intim kewanitaan sangat sensitif dengan penyebaran kuman, sangat penting bagi Anda dalam menjaga kebersihan organ intim.

Disaat menstruasi berlangsung, keseimbangan pH menjadi terganggu. Jika Anda tidak perduli dengan kesehatan organ intim, maka akibatnya organ intim mudah terserang penyakit dari berbagai kuman.

Sebagai kaum hawa, Anda harus mengetahui bagaimana cara menjaga kebersihan organ intim dengan sebaiknya.

Spesialis Obstetri dan Ginekologi dr Botefilia Budiman, SpOG KEER mengatakan perempuan harus mengenal bagian-bagian organ reproduksi. Tak sekedar itu, Anda juga disarankan untuk menjaganya supaya mencegah perkembangbiakan dari kuman.

“Kuman gampang berkembang biak di saat darah menstruasi. Ditambah pH vagina jadi asam dan cenderung disukai kuman. Dampaknya bisa memicu penyakit,” ungkap dr Botefilia saat Peluncuran Buku Saku Menstruasi oleh Betadine di SMP Negeri 115 Jakarta, kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (14/3/2018).

Bila pH vagina tidak seimbang, menurut dr Botefilia, bakteri jahat dapat berkembang biak secara berlebihan. Selain itu, kelembaban area organ intim juga wajib di perhatikan untuk tetap menjaga kesehatan daerah kewanitaan yang sensitif.

Menurut dr Botefilia, masalah kesehatan organ reproduksi yang sering dialami wanita yakni keputihan, bau tak sedap, gatal-gatal di miss V dan infeksi saluran kemih (ISK).

Hal tersebut, tentu menyebabkan ketidak nyamanan pada wanita saat beraktivitas.

Salah satu penyakit yang wajib di waspadai dari beberapa penyakit pada organ reproduksi adalah ISK.

ISK merupakan penyakit yang awalnya menimbulkan reaksi mulas dan rasa panas ketika buang air kecil. Kondisi tubuh yang disebabkan penyakit ini cenderung menurun disertai gejala yang menyakitkan.

Meskipun penyakit ini sangat menyakitkan, namun menurut dr Botefilia sebagian besar dari remaja puteri enggan terbuka dengan orangtuanya mengenai kondisi kesehatan organ reproduksi yang dialaminya. Hal ini tentu sangat berdampak  bagi keselamatannya di masa mendatang.

“Kalau sudah kena ISK, remaja puteri juga jarang mengeluh pada orangtuanya. Paling tidak mereka hanya cerita kepada temannya, sehingga sering terlambat diobati,” tuturnya.

Untuk mencegah infeksi saluran kemih, dr Botefilia menyarankan setiap wanita dengan rajin menjaga kebersihan organ intim saat menstruasi.

Untuk mencegah hal itu, dr Botefilia menyarankan untuk melakukan beberapa langkah berikut:

1. Ganti  pembalut dengan kain yang dapat dijahit meyerupai pembalut untuk menghindari kandungan kimia yang terkandung dalam pembalut.

2. Jika tidak nyaman menggunakan kain, Anda juga bisa menggunakan pembalut namun sebaiknya pembalut yang digunakan tidak bersentuhan langsung dengan vagina. Langkah awal yang dapat anda lakukan dengan cara menempatkan pembalut pada pakaian dalam kedua  sehingga vagina Anda lebih aman.

3. Apabila penggunaan kedua langkah diatas tidak cukup nyaman, Anda tetap dapat menggunakan pembalut namun harus sering mengganti pembalut yang baru setiap 3-4 jam sekali. Jangan pernah menunda langkah ini, karena semakin lama tidak mengganti pembalut kondisi vagina menjadi lembab dan disenangi oleh bakteri kuman.

4. Sebelum membersihkan daerah kewanitaan, Anda harus terlebih dahulu mencuci tangan pakai sabun. Jangan sampai organ intim terpapar kuman bakteri yang bisa membuat Anda terserang penyakit.

5. Jangan menggunakan sabun ketika membersihkan organ intim karena hal ini dapat merusak pH normal, cukup dengan membersihkan area kewanitaan dengan air mengalir.

6. Jangan menggunakan handuk untuk mengeringkan daerah kewanitaan karena handuk yang sering dipakai disenangi oleh kuman sebagai tempat untuk berkembang biak, cukup dengan menggunakan tisu sekali buang.

7. Langkah akhir pastikan menggunakan celana yang ringan dan nyaman dan gunakan pembalut yang bersih serta rekatkan dengan baik pada celana dalam Anda.
Selamat mencoba dan semoga kebersihannya tetap diperhatikan ya.