Connect with us

Kriminal

Polisi Tembak Kaki 2 Orang Perampok Bertato

Published

on

ILUSTRASI : Polisi tembak perampok dalam menggalkan aksinya

Medan–GeoSiar.com, Dua pelaku perampokan sadis yang kerap beraksi di wilayah Medan Tenggara dan Medan Amplas tengah terbaring lemah tak berdaya di RS Bhayangkara Tingkat II Medan, Jalan K.H. Wahid Hasyim No.1, Merdeka, Medan Baru.

Keduanya mendapatkan luka tembak pada kakinya saat berusaha melarikan diri dari petugas.

Adapun kedua perampok yang diamankan itu masing-masing ERM (30) warga Jalan Gitar, Gang Biola, Selambo.

Pelaku perampokan merupakan residivis yang sudah tiga kali keluar masuk penjara. Dua minggu lalu, ERM ini baru saja bebas dari Rutan Sidikalang.

Kemudian, tersangka lainnya adalah HA (37) yang tak lain tetangga ERM.

HA mengaku sudah tiga kali sukses dalam menjalankan aksinya dan kerap terlibat aksi pencurian serupa.

Ketika melakukan aksinya, pelaku perampokan yang mengganggu kenyamanan warga ini, selalu menggunakan senjata tajam berupa pisau.

Kedua pelaku juga secara sengaja menggunakan berbagai jenis tempelan tato di sebagian besar bagian tubuhnya untuk menambah kesan sangar bagi para korban.

“Keduanya kami amankan dinihari tadi di kawasan tanah garapan Selambo. Karena lari saat ditangkap anggota, keduanya kami tindak tegas. Pelaku kami lumpuhkan di bagian kakinya,” kata Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Ainul Yaqin, Kamis (8/3/2018).

Sebelum diamankan, pelaku beraksi untuk merampok Korban, Bryan Sihombing (22).

Mahasiswa yang tinggal di Jalan Menteng VII, Gang Swasembada, Medan Tenggara dirampok saat menunggu angkutan online tak jauh dari terminal Amplas.

Pelaku menggasak handphone, jam tangan, dan dompet berisikan sejumlah uang. Kedua pelaku sempat mengancam akan membunuh korban jika melakukan perlawanan.

Sebelum diamankan, kedua pelaku ini tengah nongkrong di areal tanah garapan.

Rencananya, kedua pelaku hendak kembali beraksi. Namun, ketika didekati petugas, keduanya berusaha melarikan diri.

Polisi yang tak mau kehilangan para tersangka kemudian mengarahkan tembakan ke kaki pelaku.

Spontan, begitu senjata petugas meletus, kedua tersangka rubuh dan telungkup.

Keduanya kini menjadi tahanan dan sedang mendapat perawatan medis di rumah sakit angkatan.

Pihak kepolisian masih mendalami kasus pencurian dan perampokan yang dilakukan oleh kedua pelaku. (mdntdy/r1)