Connect with us

Nasional

Mengharukan, Polisi Berlutut Didepan Kaki Ayah Kandungnya

Published

on

Bripda Arul segera berlutut di depan kaki seorang lelaki tua yang merupakan ayahnya sebelum naik ke atas panggung

Medan-GeoSiar.com, Video mengenai momen mengharukan seorang pemuda yang berhasil meraih cita-citanya menjadi seorang polisi mendadak viral di dunia maya.

Unggahan tersebut telah tayang sebanyak 12.964 tayangan dan puluhan komentar.

Melalui media sosial instagram @polantasindonesia, seorang polisi yang diketahui bernama Bripda Asrul mendapat apresiasi dari seluruh hadirin dalam acara pelantikan kepolisian.

Salah seorang polisi yang berperan sebagai MC dalam video yang diunggah pada Rabu (7/3/2018) terlihat memanggil nama Bripda Asrul untuk naik ke atas panggung.

Bripda Arul segera berlutut di depan kaki seorang lelaki tua yang merupakan ayahnya sebelum naik ke atas panggung.

Asrul sambil mengusap airmatanya hanya mengungkapkan perasaannya yang bangga dan haru atas perjuangan orangtuanya.

Video tersebut menunjukkan bahwa untuk masuk sebagai anggota polisi bebas dari pungutan yang memberatkan.

“Bripda Asrul semoga menjadi anak yang berbakti pada orang tua,” tulis admin polantasindonesia sebagai keterangan dalam video tersebut.

Netizen yang menyaksikan video yang berdurasi kurang dari satu menit tersebut mendapat respon dan doa yang positif. Bahkan sebagaian besar turut mendoakan karir Bripda Asrul kedepannya. (Cw1)

  • Bripda Arul segera berlutut di depan kaki seorang lelaki tua yang merupakan ayahnya sebelum naik ke atas panggung

  • Bripda Arul berlutut di depan kaki seorang lelaki tua yang merupakan ayahnya sebelum naik ke atas panggung kehormatan

  • Setibanya di atas panggung, polisi yang menjadi MC dalam acara tersebut menanyakan langsung perasaan Asrul. "Asrul bagaimana perasaan kamu selama ini?" tanya salah seorang polisi saat memanggilnya ke atas pentas.

  • Asrul sambil mengusap airmatanya hanya mengungkapkan perasaannya yang bangga dan haru atas perjuangan orangtuanya. "saya merasa terharu," ucapnya singkat.

  • Ayah Bripda Asrul merasa bangga dan haru melihat kesuksesan puteranya dalam meraih cita-cita sebagai seorang polisi. Pria tua yang mengenakan batik merah tersebut telihat beberapa kali mengusap airmatanya. "Masuk polisi ternyata tak harus bayar," ujarnya.

  • Pria yang berprofesi sebagai tukang pemecah batu ini mengaku bangga dengan pakaian yang dikenakan puteranya saat ini tanpa dipungut biaya. "Saya bangga anak saya menjadi polisi. Tidak selamanya poisi itu bayar, terbukti bahwa anak saya bisa masuk polisi tanpa bayar," ujarnya.