Connect with us

Nasional

60 Bus Kelas Premium Siap Angkut Masyarakat Jakarta

Published

on

Fasilitas nyaman di dalam bus kelas premium untuk mengantisipasi dampak dari kebijakan ganjil genap di Pintu Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur

Jakarta-GeoSiar.com, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono mengaku telah menyiapkan sekitar 60 bus kelas premium untuk mengantisipasi dampak dari kebijakan ganjil genap di Pintu Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur.

Menurut Bambang, bus-bus tersebut sudah sangat memadai untuk mengangkut masyarakat yang terkena dampak kebijakan tersebut.

Bus-bus tersebut akan melintas di jalan tol dengan menggunakan jalur khusus yang sudah disiapkan Jasa Marga segai operator jalan tol.

Dengan melalui jalur khusus ini, menurut Bambang dapat memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat yang akan menuju ke Jakarta dengan tepat waktu.

“Ini bus kelas premium, jadi berbagai fasilitas kita siapkan mulai dari reclyning seat, wifi, colokan listrik dan tidak boleh berdiri, jadi akan nyaman sekali,” kata Bambang Pri di kantor Jasa Marga, Kamis (8/3/2018).

Dengan fasilitas yang ditawarkan tersebut, BPTJ memasang tarif Rp 20 ribu per orang.

Dengan kenyamanan dan fasilitas yang memadai, pemerintah berharap masyarakat yang selama ini menggunakan kendaraan pribadi dapat beralih menggunakan angkutan umum.

Untuk berangkat dari pintu tol Bekasi Barat setidaknya akan ada pemberangkatan setiap 10 menit mulai pukul 05.20 WIB dan yang terakhir pada pukul 09.00 WIB.

Sedangkan keberangkatan dari pintu tol Bekasi Timur dimulai pukul 05.30 WIB dan yang terakhir pukul 08.50 WIB.

Adapun tujuan dari bus-bus premium ini yang berangkat dari pintu tol Bekasi Barat diantaranya Plaza Senayan, Kuningan, Blok M, Podomoro City dan Thamrin City.

Sementara yang diberangkatkan dari pintu tol Bekasi Timur trujuannya ke Grand Paragon GM, Tebet, Mall Sunter, Kalideres dan Thamrin City.

Mengenai operator bus yang melayani perjalanan premium tersebut adalah PPD, Royal Trans dan Big Bird.

Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani juga mengaku sudah menyediakan park and ride untuk kapasitas 2000 kendaraan perhari bagi pengguna transportasi umum.

“Untuk mengantisipasinya kita juga sudah siapkan park and ride di sekitar pintu tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur dengan masing-masing kapasitas sekitar 2000 kendaraan per hari. Tarif parkirnya Rp 10 ribu seharian,” pungkas Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani.(Lpt6/r1)