Connect with us

Sumut

Tawarkan Harga Murah, Penipuan Online Jerat Banyak Korban

Published

on

Pelaku penipuan atas nama akun facebook "Bed Set Impor" dan "Sprei Bed Cover"

Medan-GeoSiar.com, Kasus penipuan berkedok jualan online dari dunia maya kembali memakan korban.

Salah korban, Verawati Tambun, warga Kelambir V Gg Albadar, Kelurahan Tanjung Gusta Kecamatan Medan Helvetia mengaku kecewa dengan penipuan yang dialaminya pada Rabu (28/2/2018) lalu.

Korban, kepada GeoSiar, mengungkapkan pelaku yang sudah menipunya beraksi lewat dunia sosial, Facebook dengan yang dikelolanya dengan nama “Bed Set Impor” dan “Sprei Bed Cover”.

Pelaku penipuan mengelabui korban dengan memberikan penawaran yang menggiurkan dengan kualitas gambar bed cover yang bagus dan menarik. Pelaku juga memberikan penawaran dengan harga yang relatif murah dan terjangkau.

Tak hanya itu, pelaku juga memposting testimoni palsu yang dikelolanya sendiri dari akun palsu miliknya.

“Mba barang saya sudah sampai tadi pagi ni poto pkex 6 set sma bns,” tulis si pengguna akun testimoni palsu.

“Sis barangnya sudah sampai. Oke banget barangnya, makasih ya,” tulis akun yang lain.

“Mba sudah nyampe seprainya, makasih ya, Bukanya di rumah aja masih di kantor soalnya. Makasih banya ya mba,” tulis yang lainnya.

Penipu atas nama rekening BRI Aneng Rohayati dan Siti Nurhasanah berhasil mengelabui ke 26 korbannya.

Korban awalnya merasa tertarik dengan harga yang murah dan kualitas yang bagus pada postingan testimoni palsu yang dibuat pelaku.

Korban menceritakan bahwa pelaku memberi paket promo valentine beli satu gratis satu dari Rabu (14/2/2018) hingga Senin (26/2/2018).

Namun promo akhirnya menjadi diperpanjang hingga Rabu (28/2/2018).

Tergiur oleh postingan si pelaku, korban kemudian melakukan pemesanan dan mentransfer sejumlah uang sebesar pada Rabu (28/2).

Ketika sudah mentransfer, korban segera mengechat pelaku untuk mengirimkan bukti pembayarannya.

“Ini bukti pembayarannya mba, kalau sudah di packing tolong di kirim tq.” tulisnya.

Pelaku kemudian membalas dengan mengucapkan terimakasih terhadap korbannya.

“Terimakasih untuk pembayarannya. Pesanan anda segera kami proses. Proses produksi minimal 1 minggu,” tulisnya.

Namun ketika korban kembali bertanya mengenai pengiriman, sipelaku kembali mengatakan bahwa barang masih dalam proses pengiriman.

“Sudah dikirim bun, resinya ntar malam ya karena pengiriman kemaren banyak sekali sehingga arus sistem titip ke ekspedisi. ditunggu resinya ya,,, makasih bun,” tulisnya.

“Baik ditunggu kabarnya mba,tq,” jawab korban.

Penipu kemudian berjanji akan mengirimkan resi di tanggal (28/2).

Korban mulai kesal dan merasa khawatir karena telah mentransfer sejumlah Rp. 734.000 tetapi belum jga menerima resi barang pesanan miliknya.

Esoknya, korban kembali menanyakan resi pengiriman barangnya, namun si pelaku tak lagi membalas chatnya dan hilang tanpa bekas.

Korban kemudian mencoba menelusuri si pelaku yang ternyata adalah penipu handal yang sudah berhasil mengelabui korbannya.

Korban segera memposting akun pelaku yang menipunya lewat akun facebooknya.

“Saya kesal dengan si penipu ini. Bagi teman-teman jangan pernah tergiur atau percaya sama si penipu ini. Ini nama akun facebooknya,” tulisnya sembari menscreeenshot semua percakapannya dengan pelaku.

Ketika ada salah satu korban lainnya yang menanyakan alamat toko dari usaha bed cover ini, pelaku, lewat facebooknya, mengaku alamat tokonya berada di jalan Raya Menur No.19 Mojo, Surabaya.

Korban kemudian sepakat dengan para korban lainnya untuk memviralkan pelaku penipuan berkedok penjualan bed cover online ini.

Tak tanggung, pelaku berhasil mengelabui para korbannya dengan sangat mudah dan berhasil raub keuntungan hingga jutaan rupiah. Nominal yang dikirimkan oleh para korban yang lainnya juga tak tanggung-tanggung, ada yang Rp. 700.000, Rp. 734.000 hingga Rp. 3.670.000.

“Semoga teman-teman yang lainnya jangan lagi percaya dengan akun bed cover palsu tersebut dan mohon bantu viralkan untuk menghentikan aksi pelaku,” pungkasnya. (Cw1)

  • Pelaku penipuan atas nama "Bed Set Impor" dan "Sprei Bed Cover".

  • Bukti transferan korban

  • Bukti transferan korban

  • Bukti transferan korban

  • Bukti transferan korban

  • Bukti transferan korban

  • Bukti transferan korban

  • Bukti transferan korban

  • Bukti transferan korban

  • Bukti transferan korban

  • Bukti transferan korban