Connect with us

Sumut

Pemko Medan Gandeng Dinas Lingkungan Hidup Sumut Bersihkan Sungai Deli

Published

on

Pemko Medan, Dinas Lingkungan Hidup Sumut, stakeholder terkait, Kopasude, serta masyarakat Kota Medan menggelar aksi sosial bertajuk 'Bersih-Bersih Sungai Deli', pada Jumat (2/3/2018)

Medan-GeoSiar.com, Pemerintah Kota (Pemko) Medan bersama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara, stakeholder terkait, Komunitas Peduli Anak Sungai Deli (Kopasude), serta masyarakat Kota Medan menggelar aksi sosial bertajuk ‘Bersih-Bersih Sungai Deli’, pada Jumat (2/3/2018).

Aksi ‘Bersih-Bersih Sungai Deli’ merupakan salah satu wujud nyata yang bisa dilakukan untuk lingkungan dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang dipusatkan di Kampung Badur, Medan Maimun.

Walikota Medan, Dzulmi Eldin, diwakili Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan, M. Husni, juga hadir untuk melaksanakan aksi bersih-bersih bersama dengan 200-an peserta.

Anggota DPRD Kota Medan, Maruli Tua Tarigan, Medan Osoji Club (MOC) serta beberapa komunitas peduli lingkungan lainnya juga langsung turun ke lokasi.

Seluruh yang tergabung dalam gerakan bersih-bersih ini mengutip dan membersihkan bantaran Sungai Deli dari tumpukan sampah organik maupun non organik.

Walikota Medan sangat mengapresiasi kegiatan sosial yang berdampak pada kelestarian lingkungan.

Hal ini menurutnya, merupakan bentuk kepedulian warga Kota Medan untuk menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman sampah, khusus kawasan sungai yang kerap sekali menentukan adanya banjir atau tidak.

Jika sunagninya bersih, ketika hujan deras turun, maka dapat mencegah terjadinya banjir karena arus sungai dapat berjalan lancar tanpa tersumbat oleh tumpukan sampah.

Selain melakukan pemungutan sampah dan penanaman pohon di sepanjang bantaran Sungai Deli, dilakukan juga sosialisasi untuk menumbuhkan komitmen Kawasan Bersih Sungai di Kampung Badur sebagai salah satu ikon wilayah sungai yang tertata dengan baik.

Walikota melalui Kepala DKP berharap kegiatan ini bisa menggugah masyarakat dan seluruh stakeholder seperti BWS, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi dan kota yang ada untuk sama-sama menjaga kebersihan dan peduli menjaga kelestarian Sungai Deli.

“Terlebih peran serta masyarakat yang hidup dan tinggal di sepanjang bantaran Sungai Deli kita tingkatkan agar bisa terus berpartisipasi menjaga kelestarian lingkungan sekitar, karena bagaimanapun Sungai Deli juga bagian utama dan penting Kota Medan,” ujar Husni.

Menurut Husni, budaya melestarikan sungai harus dibangun secara masif. Jika semakin banyak warga yang peduli terhadap kelestarian sungai, maka dengan sendirinya mengembalikan budaya dan identitas sungai sebagai bagian penting suatu kota dalam membangun peradaban manusianya.

Husni juga berencana bahwa Pemko Medan akan menggelar ‘Gebyar Aksi Sadar Bersih’ melibatkan stakeholder, berbagai komunitas lintas bidang, masyarakat Kota Medan pada pekan ketiga Maret.

Tak hanya itu, menurut Husni, Pemko juga melibatkan pramuka dan para pelajar dalam rangka menggalakkan kampanye budaya bersih di Kota Medan. (anls/r1)