Connect with us

Sumut

Makna Misterius Dibalik Tripel 3 Paslon JR-Ance

Published

on

Pasangan calon Gubernur Sumut JR-Ance yang bergantung pada sidang Bawaslu Sumut, pada Sabtu (3/3/2018)

Medan-GeoSiar.com, Pasangan bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) JR Saragih-Ance akan mengutus perwakilannya dalam mengikuti sidang Bawaslu Sumut, pada Sabtu (3/3/2018).

Bawaslu direncanakan akan membacakan hasil musyawarah gugatan JR-Ance terhadap ketetapan KPU Sumut yang tak meloloskan pasangan ini untuk bertarung dalam Pilkada pada 2 Juni mendatang.

KPU Sumut hanya meloloskan dua pasangan calon yakni Edy Rahmayadi-Musa Rajeksahah dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar PH Sitorus.

KPU Sumut tak meloloskan pasangan JR-Ance karena kesalahan pada persayaratan berkas yakni pada berkas ijazah JR yang tak dilegalisir oleh lembaga terkait, sehingga pihak KPU meragukan keabsahan dari ijazah tersebut.

Jika Bawaslu menyatakan bahwa JR-Ance menang atas gugatannya terhadap KPU Sumut, JR-Ance masih berkesempatan untuk bertarung menjadi paslon nomor urut 3 pada tanggal 3 dan bulan 3 (Maret). Dengan kata lain, JR-Ance “dikelilingi” triple 3.

Menurut praktisi simbol, Maslathif Dwi Purnomo, triple 3 jika dijumlahkan menjadi 9, akan memberi energi positif bagi siapa pun untuk melakukan hal yang positif.

“Angka 9 adalah angka yg paling tinggi dalam hitungan nomor. Karenanya angka 9 selalu menjadi incaran. Karena angka itu akan berdampak pada capaian hasil maksud dan tujuan si pemilik angka,” katanya pada Sabtu (3/3).

Berdasarkan hitungan ilmu hari, lanjut Maslathif, keberuntungan triple 3 itu tidak akan didapatkan JR-Ance jika pembacaan putusan dilaksanakan pada malam hari. Sebab, pada malam hari, bukan lagi terhitung tanggal 3 melainkan tanggal 4.

“Jumlah 9 bisa jadi memiliki dampak yang sangat positif jika kegiatannya dilaksanakan pada siang atau sore hari. Jika pengumumannya nanti malam, dia sudah berubah menjadi tanggal 4 bulan 3 dan harapan nomor urut 3, jumlahnya menjadi 10. Nah, angka 10 ini kembali ke nol, menurut hitungan Jawa kuno,” jelas dia.

Sementara jika penetapan dilakukan pada sore menjelang malam, hasilnya cukup mengkhawatirkan. Dengan kata lain, JR-Ance memiliki peluang 50:50 antara kemenangan dan kekalahan.

Namun, menurut Maslathif, prediksi tersebut seluruhnya tergantung pada usaha-usaha terbaik yang dilakukan oleh pihak terkait.

“Hitung-hitungan angka ini tidak bisa diabaikan, jika prediksinya berakhir negatif, maka masih ada kesempatan untuk menangkal itu,” tutupnya. (rml/r1)