Connect with us

Nasional

Ini Penyebab Kematian Mantan Wakapolda Sumut

Published

on

Labfor Mabes Polri Ikut Menyelidiki Kematian Mantan Wakapolda Sumut

Malang-Geosiar.com, Kematian mantan Wakapolda Sumut Kombes (purn) Agus Samad (75), berdasarkan hasil autopsi tim dokter forensik yang diterima kepolisian yakni dikarenakan adanya tulang rusuk yang patah hingga menembus jantung.

“Ada tulang rusuk patah, yang diduga kuat menyebabkan kematian korban,” ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur Frans Barung Mangera, Jumat (2/3/2018).

Barung tidak menjelaskan secara detail bagaimana tulang rusuk tersebut bisa patah. Pada beberapa olah TKP, polisi banyak melakukan deteksi adanya tetesan darah serta jejak sidik jari dan kaki di lantai dua rumah korban.

Diketahui, Kombes (purn) Agus Samad ditemukan tewas di halaman belakang rumahnya Perum Bukit Dieng Blok MB9, Pisangcandi, Sukun, Kota Malang, Sabtu (24/2/2018). Ada dua luka sayat di kedua pergelangan tangan korban.

Bagian kakinya terikat tali rafia warna hitam. Pada bagian ujung yang lain, terikat di balkon lantai tiga. Polisi juga menemukan silet disertai bercak darah yang diletakkan di atas galon air.

Kematian Agus Samad sendiri masih menjadi teka-teki apakah dibunuh atau bunuh diri. Namun polisi justru serius memburu pelaku alias pembunuh dari mantan Wakapolda Sumut itu.

“Itu yang sekarang kami cari (pelaku). Penyelidikan terus berjalan,” kata Barung.

Barung memang tak begitu detil membeberkan bagaimana upaya perburuan pelaku. Termasuk apakah menguat kematian Kombes Agus Samad, karena korban pembunuhan.

Dijadwalkan hari ini polisi akan memanggil anggota keluarga korban untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Hingga kini pemeriksaan masih berlangsung di ruang Satreskrim Polres Malang Kota. (dtk/R2)