Connect with us

Sumut

Hinca Panjaitan akan Sampaikan Persoalan Lapas ke Pusat

Published

on

Hinca Panjaitan XIII melakukan kerja perseorangan ke LP Pematang Siantar Kelas IIA, Jalan Asahan, pada Rabu (28/2/2018)

Siantar-GeoSiar.com, Anggota Komisi III DPR RI DR Hinca Panjaitan XIII melakukan kerja perseorangan ke LP Pematang Siantar Kelas IIA, Jalan Asahan pada Rabu (28/2/2018).

Kunjungan reses I 2018 tersebut diterima Kepala LP Kelas IIA Pematang Siantar M S Sianturi Bc IP.SH MH didampingi seluruh stafnya, Wakil Walikota P Siantar, Togar Sitorus dan Ketua DPRD P Siantar, Maruli Tua Hutapea.

Dalam kunjungannya, Hinca menyampaikan pesan yang diberikan oleh Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) RI untuk membenahi seluruh Lembaga Pemasyarakatan (LP) yang ada di Indonesia.

Terkait hal itu, Hinca menilai masih banyak sarana dan prasarana yang tak memadai dalam LP Pematang Siantar, salah satunya kondisi bangunan yang cukup memprihatinkan.

Jumlah tahanan yang menempati Lapas dinilai sudah melebihi kapasitas yang ada, sehingga ruangan kamar dalam menampung anggota Lapas dinilai melebih kapasitas.

Selain itu, Hinca juga menilai kurangnya pembinaan yang dilakukan kepada tahanan karena minimnya Sumber Daya Manusia (SDM).

Hinca menegaskan bahwa para narapidana harus diperlakukan manusiawi dan mendapatkan pelayanan yang layak.

“Kita cukup prihatin dan sangat menyayangkan kondisi sebenarnya. Dimana kondisi bangunan LP Kelas IIA P Siatar yang cukup tua. Jumlah SDM yang sangat sedikit dan narapidana over kapasitas serta minimnya air bersih,” tutur Hinca Pandjaitan.

Sekjen DPP Partai Demokrat ini berharap Kemenkumham dapat melakukan pembenahan untuk meningkatkan pelayanan pada warga binaan di Lapas khususnya.

Menaggapi hal itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pematang Siantar, MS Sianturi mengakui kondisi bangunan LP yang sudah mulai memprihatinkan karena sejak tahun 1982 hingga saat ini tidak pernah direnovasi.

MS Sianturi juga mengungkapkan bahwa LP mengalami kesulitan air bersih dan butuh sumur bor.

MS Sianturi mengaku LP mengalami kelebihan penghuni yang saat ini berjumlah 1.893 orang sementara kapasitas LP hanya 531 orang.

Perlu diketahui, dari 1.893 orang narapidana, 1.131 orang merupakan tahan kasus narkoba.

MS Sianturi juga sependapat dengan Hinca dalam terkait pentingnya  penambahan SDM untuk membina warga LP.

LP Pematang Siantar, aku Sianturi hanya memiliki tenaga SDM sebanyak 133 orang, sedangkan yang akan diawasi sebanyak 1.893 orang.

Untuk saat ini MS Sianturi mengaku membutuhkan petugas penyuluh 1 orang agama Kristen, 1 orang beragama Islam dan 1 orang beragama Budha.

Menanggapi pengakuan dari Kepala LP, Hinca berjanji akan menyampaikan persoalan tersebut kepada pemerintah pusat. (aks/r1)