Connect with us

Nasional

Mahasiswa UNS Asal Medan Tewas Terseret Ombak di Wakatobi

Published

on

Dua mahasiswa UNS tenggelam (Ilustrasi)

Solo-Geosiar.com, Dua mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tewas terseret ombak di Pulau Wangi Wangi, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Senin (26/2/2018) siang. Salah satunya yakni Fadlan Akhyar dari Fakultas Teknik UNS, mahasiswa asal Medan, Sumatera Utara. Sementara korban lain yakni Aji Nur Rohman dari Fakultas Pertanian dari Karanganyar, Jawa tengah.

Peristiwa yang merenggut nyawa keduanya terjadi setelah mereka menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mereka termasuk dalam rombongan KKN di Desa Lefuto, Kecamatan Kaledupa, Wakatobi.

Dua mahasiswa ini diketahui melakukan snorkeling bersama tujuh rekannya yang lain sekitar 10 meter dari dermaga Sombu Dive tanpa pemandu (guide). Sembilan mahasiswa tersebut adalah Rori, Gina, Naim, Okgy, Adit, Gama, Frida, Fadlan dan Aji.

Kejadian itu bermula ketika sembilan mahasiswa ini melakukan sekitar pukul 12.00 Wita, namun karena gelombang pasang, mereka terpisah.

Akibatnya, kedua korban tidak bisa berenang ke dermaga karena kelelahan melawan arus. Sementara ketujuh mahasiswa lainnya berhasil menyelamatkan diri dengan berenang menuju dermaga Dive Sombu.

Wakil Rektor III UNS, Prof Darsono, mengatakan bahwa kecelakaan terjadi di luar jadwal KKN. “Harusnya sudah jadwalnya pulang tapi tidak memberitahu dosen pembimbingnya. Mereka extend sendiri sampai tahggal 1 Maret main ke Pulau Wangi Wangi,” kata Darsono melalui telepon, Senin (26/2/2018).

Sesuai jadwal, seharusnya KKN ditutup pada 23 Februari 2018 di tingkat desa dan 24 Febriari 2018 di tingkat kabupaten. Pada 25 Februari 2018, disepakati mereka akan pulang.

“Ada tujuh orang yang tetap tinggal. Kita kaget tiba-tiba ada kabar itu tadi. Mereka terseret ombak, dua orang meninggal,” ujarnya.

Darsono mengatakan saat ini pihaknya telah mengirimkan tim ke Wakatobi untuk mengurus kepulangannya jenazah. UNS juga telah mengutus tim menemui keluarga korban.

“Saat ini jenazah masih ada di SAR Wangi Wangi. Besok akan diberangkatkan dari Kendari langsung ke Solo dan Medan,” ujar dia. (dtk/R2)

Nasional

Menlu Laporkan 100 WNI di Wuhan Dalam Keadaan Sehat

Published

on

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi

Geosiar.com, Jakarta – Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi melaporkan bahwa ada 243 warga negara Indonesia (WNI) yang tersebar di 15 titik karantina di China. Sebanyak 100 di antaranya dikarantina di Wuhan, China.

Informasi tersebut diperoleh berdasarkan data dari pemerintah China. WNI itu terpaksa dikarantina karena adanya penyebaran virus corona di negara tersebut.

Para WNI yang dikarantina sebagian besar merupakan seorang pelajar. Pemerintah pun tak henti-henti berkomunikasi kepada para WNI itu.

“Komunikasi kita dengan para pelajar kita buka terus, dari waktu ke waktu kita berkomunikasi dengan mereka untuk memastikan bahwa mereka dalam kondisi sehat,” tutur Retno setelah mengikuti rapat di Kantor Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2020).

Dari komunikasi itu, Retno bersyukur karena semua WNI dikabarkan berkondisi sehat per 24 Januari kemarin.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari perwakilan Indonesia di Beijing, para WNI yang dikarantina mempunyai cadangan pasokan makanan serta kebutuhan sehari-hari lainnya untuk 3 sampai 5 hari ke depan. Oleh sebab itu, pemerintah Indonesia memikiran untuk mengirimkan bantuan logistik maupun masker.

“Ada keperluan masker yang berkualitas baik, kita sudah kontak BNPB dan akan dikirim melalui Garuda Indonesia dari Beijing akan di kirim ke Wuhan,” ungkapnya.

Continue Reading

Ekonomi

Raker dengan DPR, Sri Mulyani Paparkan Kondisi Ekonomi 2019 dan 2020

Published

on

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Geosiar.com, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengikuti rapat kerja atau raker bersama Komisi XI DPR RI pagi ini, Selasa (28/1/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

Di raker kali ini, Sri Mulyani memaparkan realisasi APBN tahun lalu (2019). Tak hanya itu, Sri Mulyani juga bakal memaparkan outlook perekonomian di tahun 2020 ini.

“Kami akan menyampaikan paparan sesuai agenda rapat, yakni realisasi APBN tahun dan outlook perekonomian di tahun 2020 ini,” ungkap Sri Mulyani di DPR, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

“Kami ingin melihat dampak kondisi ekonomi global yang terjadi terhadap APBN dan ekonomi dalam negeri,” tambah Sri Mulyani.

Rapat komisi XI ini digelar secara terbuka. Kali ini Sri Mulyani didampingi jajaran eselon 1 Kementerian Keuangan.

Continue Reading

Nasional

Kejagung Gelar Perkara TPPU Kasus Jiwasraya Pekan Depan

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) kini sedang mendalami bukti-bukti yang berkaitan dengan dugaan kasus Jiwasraya. Rencananya, hasil penyidikan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) kasus itu disampaikan pekan depan pada gelar perkara.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah mengungkapkan, dugaan TPPU salah satunya dengan mengalihkan uang hasil korupsi untuk membangun bisnis properti.

“TPPU sudah kami kaji minggu depan kita putuskan pada gelar perkara,” ucap Febri di Gedung Bundar Kejagung, Senin (27/1/2020) malam.

Dirinya mengatakan, tersangka Komisaris PT Hanson Benny Tjokrosputro membangun apartemen sebanyak 500 unit bekerja sama dengan perusahaan milik Tan Kian, Duta Regency Kuningan. Kejagung menduga tanah yang dipakai untuk membangun apartemen tersangkut hasil tindak pidana korupsi Jiwasraya.

“Kami ingin tahu. Kalau itu hasil korupsi menjadi hak negara maka seharusnya dikembalikan,” katanya.

Kejagung sudah memeriksa Tan Kian untuk memastikan sumber uang yang digunakan membangun apartemen tersebut. Tan Kian masuk dalam daftar 14 orang yang diperiksa Kejagung, Senin (27/1/2020).

Dirinya diperiksa selama 13 jam, dicecar sejumlah pertanyaan oleh penyidik Kejagung. Tan Kian keluar dari ruangan pemeriksaan tim penyidik JAM Pidsus Kejagung sekira pukul 22.00 WIB.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com