Connect with us

Nasional

Agus Martowardojo Segera Lengser, Presiden Tunjuk Penggantinya

Published

on

Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo

Jakarta-GeoSiar.com, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo akan segera melepas masa jabatannya dan pensiun pada Mei 2018 mendatang.

Untuk menggantikan posisi Agus, proses pemilihan akan segera dilangsungkan.

Salah satu calon kuat adalah Perry Warjiyo yang telah diajukan Presiden Jokowi ke DPR.

Presiden Direktur Center for Banking Crisis (CBC), Ahmad Deni Daruri menilai usulan Presiden Jokowi dalam mendukung Perry sudah merupakan keputusan yang tepat.

“Saya kira, BI perlu dipimpin seseorang yang ahli moneter. Dan, Pak Ferry itu jagonya. Bidang dia memang itu,” kata Deni kepada wartawan di Jakarta, Senin (26/2/2018).

Ahmad Deni Daruri menilai Perry pantas menjabat gubernur BI karena sudah memiliki pengalaman di bidangnya.

“Saya kira, BI perlu dipimpin seseorang yang ahli moneter. Dan, Pak Ferry itu jagonya. Bidang dia memang itu,” ujarnya.

Bank sentral Indonesia, menurut Ahmad Deni, selama satu dekade ini, dipimpin gubernur yang di luar sektor moneter.

Mulai Darmin Nasution yang jago pajak dan pasar modal, atau Agus Martowardojo yang bidangnya perbankan.

Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, maka kandidat Ferry dinilai jauh lebih tepat untuk mempertahankan bahkan meningkatkan sistem yang ada.

Instrumen kebijakan moneter yang sejalan dan searah dengan instrumen fiskal yang telah dibuat oleh pemerintah.

“Saya rasa pak Ferry cocoklah sebagai Gubernur BI. karena sesuai dengan kebutuhan saat ini,” kata Deni.

Meski mendukung, Deni menilai ketegasan dari seorang Perry Warjiyo sangat dibutuhkan untuk menunjukkan independensinya sebelum terpilih menjadi gubernur BI.

“Kalau terpilih, Pak Ferry harus bisa bersikap independen. Jangan sampai mudah diintervensi untuk kepentingan politik 2019. Itu lebih berbahaya lagi,” pungkas Deni.(rml/r1)