Connect with us

Pilkada 2018

Kode Keras Syamsul Arifin Soal Pilgubsu: Pertama Datang, Dua Cucuk

Published

on

Syamsul Arifin

Medan-Geosiar.com, Mantan Gubernur Sumut Syamsul Arifin seolah memberikan kode keras dukungan ke salah satu pasangan pada Pilgub Sumut 2018. Hal ini dikatakan saat menghadiri Pengukuhan Ikatan Alumni KNPI Sumut, Minggu (26/2/2018).

Saat ditanya soal Pilgubsu 2018, Syamsul meminta masyarakat untuk menggunakan hak suaranya dan tidak golput di Pilgub Sumut 2018, baginya tidak ada yang rumit dalam menggunakan hak pilih.

“Enggak berat-berat, pertama datang, kedua cucuk, selesai,” kata Syamsul sembari memperagakan tangannya untuk mencoblos kertas suara.

Awalnya publik hanya tersenyum saat mendengar jawaban Syamsul. Namun selanjutnya gelak tawa sekaligus tepuk tangan terdengar riuh. Sepertinya peserta acara memahami ‘kode keras’ Syamsul terkait nomor urut di Pilgub Sumut 2018.

Seperti diketahui, dalam konstelasi Pilgub Sumut 2018-2023 diikuti dua pasangan. Nomor Urut 1 untuk pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (ERAMAS), dan Nomor Urut 2 untuk pasangan Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus (DJOSS).

Para peserta acara kembali tertawa saat Syamsul mengulang perkataan tersebut.

“Pertama datang, dua cucuk. Pulang, sudah. Itu saja pun tak mau,” katanya lagi.

Syamsul menjelaskan, biaya untuk Pilkada dan Pilgub Sumut tidak murah sekitar Rp 1,2 triliun. Oleh sebabnya mantan Bupati Langkat itu meminta masyarakat menggunakan hak suaranya.

Sebelumnya, Syamsul sudah beberapa kali bertemu Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus. Bahkan, saat pengumuman Sjarot-Sihar sebagai peserta Pilgubsu, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri menganjurkan Djarot untuk bertemu dengan Syamsul.

Menurut Ketua DPD PDIP Sumut, Soetarto, Megawati Soekarnoputri meminta Djarot menjumpai Mantan Gubernur Sumatera Utara tersebut untuk sowan dan bersilaturahmi .

“Mbak Mega mengatakan agar menemui abangnya, Bang Syamsul ketika nanti di Medan,” pungkasnya. (Trb/R2)