Connect with us

Sumut

KPU Sumut Bersih Kukuh Tak Loloskan JR-Ance

Published

on

JR tunjukkan bukti legalisir ijazah usai dinyatakan tak lulus oleh KPU pada Senin (12/2/2018) lalu

Medan-GeoSiar.com,  Komisioner KPU Sumut, Iskandar Zulkarnain (divisi hukum) ketika membacakan jawaban termohon  mengatakan menolak  mengikut sertakan pasangan JR-Ance untuk maju dalam pertarungan Pilkada pada Juni mendatang pada persidangan yang digelar pada Jumat (23/2/2018).

Dalam persidangan, hadir mewakili pihak JR-Saragih, kuasa hukumnya di Kantor Bawaslu Sumut.

Pihak penggugat melayangkan gugatan ke Bawaslu karena sebelumnya, berkas persyaratan Bakal Calon Gubernur Sumut 2018-2023, yakni JR Saragih, dinyatakan tak memenuhi syarat (TMS) pada Rapat Pleno Terbuka Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023 di ballroom hotel Grand Mercure Maha Cipta Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Senin (12/2/2018) lalu.

KPU sebagai pihak termohon dengan tegas menolak semua dalil-dalil pihak JR-Ance sebagai pemohon.

“Kami tetap menerima semua berkas dari pemohon. Klarifikasi ijazah atas nama JR saragih sesuai dengan surat dinas pendidikan Jakarta tidak pernah melegalisir ijazah tersebut. Jadi keputusan, termohon (KPU) sudah benar dan tepat dengan menyatakan paslon JR Saragih tidak memenuhi syarat,” katanya.

Untuk kelengkapan administrasi dan pemanggilan saksi dan saksi ahli akan dilakukan pada tanggal Sabtu (24/2/) dan Selasa (27/2/) dan putusan pada Jumat (3/2).

KPU Sumut memutuskan melakukan penelitian terhadap syarat calon dari masing-masing pasangan calon khususnya disyarat pendidikan. Yang mana ijazah minimal SLTA atau sederajat yang dilegalisir oleh instansi berwenang.

KPU menemukan keganjalan yang sangat jelas terkait NIK ijazah JR Saragih. Selain tiu, menurut KPU pihaknya tak menemukan ada tanda legalisir yang dinyatakan langsung dari sekretaris Dinas.

Berdasarkan hal tersebut, KPU tetap pada pendirian semula yakni bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang TMS.

Ketua Bawaslu Syafrida R Rasahan mengatakan, pada sidang yang akan datang, pihak pemohon dan termohon menunjukkan semua bukti-bukti yang mendukung pernyataan masing-masing pihak.

“Untuk persidangan selanjutnya, kami menginginkan untuk baik dari termohon dan pemohon untuk menunjukkan masing-masing bukti,” pungkasnya dalam persidangan. (trbmdn/r1)