Connect with us

Nasional

Sabu Seberat 1,8 Ton di Batam dipindahkan ke Jakarta

Published

on

ILUSTRASI: Sabu 1,8 ton dari para penyelundup di Batam akan dibawa ke Jakarta pada Jumat (23/2/2018)

Jakarta-GeoSiar.com, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Daniyanto mengungkapkan pemidahan barang bukti sabu seberat 1,8 ton dari para penyelundup di Batam akan dibawa ke Jakarta pada Jumat (23/2/2018).

Tim Satgas Gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengatakan barang bukti tersebut diterbangkan sore ini ke Jakarta usai rilis dari Kapolri Tito Karnavian bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani di Batam.

“Iya dibawa ke Dit IV,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Daniyanto saat dikonfirmasi, Jumat (23/2).

Eko mengatakan akan mengeluarkan rilis setelah barang dipindahkan.

“Kita rencanakan Jumat sore (dibawa) malam (tiba) setelah kegiatan rilis Pak Kapolri dan Bu Menteri (Sri Mulyani),” ujarnya

Untuk kapal berbendera Taiwan yang digunakan oleh para tersangka akan disandarkan di Dermaga Zetti Kawasan Logistik Sekupang, Kecamatan Sekupang, Batam.

“Kapal kami titipkan sementara di Bea Cukai Batam,” ucapnya.

Kasus ini akan didalami dan selidiki lebih lanjut oleh tim gabungan antara Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, dan Bea Cukai.

Salah satunya dengan menggali informasi dari empat anak buah kapal.

“Masih pengembangan, penyidik masih mendalami semua keterangan para tersangka,” pungkasnya. (rml/r1)