Connect with us

Nasional

1.397 Kader PDIP Seluruh Indonesia Hadiri Rakernas

Published

on

Sekjen PDIP Hasto Kristianto (tengah) didampingi I Wayan Koster (kiri) dan Sukur Nababan (Kanan) ikuti Konferensi pers seputar Rakernas PDIP III di Bali, Jumat (23/2)

Jakarta-GeoSiar.com, Sekretaris Jendral PDI Perjuangan (PDIP Perjuangan) Hasto Kristianto mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III di Grand Inna Beach Hotel Bali, Jumat (23/2).

Rakernas III PDIP ini mengangkat tema ‘Pola Pembangunan Berdiri Diatas Kaki Sendiri (Berdikari) untuk Indonesia Raya’.

“Rakornas akan membahas hal strategis terkait pelaksanaan pilkada serentak, konsolidasi Partai dalam rangka Pileg dan Pilpres 2019,” kata Hasto.

Rakernas ini akan berlangsung selama tiga hari dimulai dari Jumat (23/2) hingga Minggu (25/2).

Dalam rakernas, Hasto memastikan tak akan mendeklarasikan calon presiden dan wakil presiden yang diusung PDIP pada Pilpres 2019 mendatang.

“Tidak pada penyampaian nama atau deklarasi capres dan cawapres yang akan kami usung usai rakernas,” kata Hasto.

Hasto menungkapkan tujuan yang ingin dicapai dari Rakernas ini hanya sebatas menyampaikan kriteria soal Capres dan Cawapres serta arah kepemimpinan yang akan diusung oleh PDIP di Pilpres 2019.

“Apakah nanti berupa kriteria saja atau arah kepemimpinan kita juga akan memberikan sebuah arah terhadap kepemimpinan masa depan. Sikap itu akan kami sampaikan pada hasil Rakernas,” kata Hasto.

Hasto tak mau mengungkapkan kriteria Capres atau Cawapres yang akan diusung PDIP pada tahun 2019.

PDIP, menurut Hasto menyerahkan kepada kader PDIP untuk menentukan kriteria yang diinginkan secara demokratis hingga menghasilkan keputusan bulat dari para kader pada akhir acara Rakernas.

Dalam Rakernas, forum akan membahas dan menyepakati lima poin strategis dihadapan 1.397 para kader PDIP dari seluruh indonesia.

Poin pertama yang akan dibahas adalah strategi PDIP dalam memenangkan seluruh agenda politik, baik Pilkada serentak 2018, Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pilpres 2019 mendatang.

Poin kedua adalah membahas seputar penentuan dan pemenangan calon legislatif (Caleg) dari PDIP di Pileg 2019 mendatang.

Kemudian mengenai urgensi menjaga suara saat proses penghitungan di tingkat TPS hingga KPU Pusat.

Tujuan dari poin ini adalah untuk meminimalisir suara yang hilang sehingga merugikan para kandidat yang berkontestasi di Pilkada 2018, maupun yang menjadi Caleg dan Capres yang diusung PDIP.

Poin keempat yang akan dibahas adalah pembekalan visi, misi dan program yang berbasis Trisakti dan kemandirian bagi seluruh kader PDIP, khususnya yang akan berkontestasi, baik di Pilkada 2018, maupun yang menjadi Caleg dan Capres 2019 mendatang.

Poin terakhir adalah perencanaan untuk merayakan momentum ‘Bulan Bung Karno’ yang jatuh pada bulan Juni mendatang.(cnn/r1)