Connect with us

Nasional

8 Driver Online ‘Tuyul’ Ditangkap di Medan

Published

on

sindikat driver online 'tuyul' di Medan

Medan-Geosiar.com, Sebanyak 8 orang sindikat pengemudi Grab yang menjemput dan mengantarkan penumpang fiktif atau yang disebut ‘tuyul’ ditangkap polisi karena kedapatan curang memanipulasi perusahaan. Dalam praktiknya, para tersangka menjalankan praktek order fiktif aplikasi Grab demi mengejar bonus.

“Tersangka menjebol atau merusak sistem keamanan pada HP Android supaya dapat dimasukkan aplikasi GPS untuk melakukan orderan fiktif,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto di Mapolrestabes Medan, Kamis (22/2/2018).

Total ada 8 pelaku yang ditangkap. Mereka adalah Sarwoedi Sembiring (30), Yos Andre Ginting (29), Douglas Dapot Hutabat (38), Kristinodo Simamora (36), Amiruddin (40), Afandi Peranginperangin (28), Dedy Setiawan (29), dan Agustinus Ginting (38).

Dadang mengatakan kejadian ini diketahui pada Sabtu (10/2) sore di Jalan Melati Raya, Kota Medan. Saat itu, polisi mendapat laporan adanya pengemudi Grab yang membawa ‘tuyul’.Setelah melakukan penyelidikan, sindikat itu kemudian ditangkap pada Sabtu (10/2/2018).

“Lalu dilakukan penyelidikan seterusnya menangkap kelompok ini yang sedang berkumpul. Salah satu dari mereka ini merupakan operator yang merusak jaringan masuk ke aplikasi Grab,” ujar Dadang, didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yuda Prawira.

Selain menangpap para tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa sejumlah laptop, puluhan HP, beberapa kartu ATM, dan 4 unit mobil.

“Saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk pengembangan. Keuntungan mereka mampu meraup Rp 120 juta. Mereka melakukan aksi belum lama ini,” kata Dadang.

Sebelumnya, polisi menangkap kasus serupa di Makassar dan Jakarta. Mereka meraup untung puluhan juta rupiah. (Dtk/R2)