Connect with us

Dunia

Kepolisian Israel Mendakwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu

Published

on

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu

Tel Aviv-GeoSiar.com, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu didakwa oleh Kepolisian Israel terkait kasus korupsi dan penyuapan.

Menurut pernyataan polisi, sudah terdapat cukup bukti untuk mendakwa Netanyahu karena kasus penyuapan, penggelapan, dan mencederai kepercayaan, dalam dua kasus terpisah.

Terkait hal itu, Netanyahu mengatakan ia tetap melanjutkan jabatnnya karena menurutnya tuduhan tersebut tidak memiliki dasar yang kuat.

“Tuduhan itu tidak akan berakhir dengan apa-apa,” ujarnya.

Pria berusia 68 tahun itu telah menjabat sebagai perdana menteri selama 12 tahun.

Selama bertugas, Netanyahu beberapa kali menghadapi sejumlah tuduhan.

Ia dan Sara pernah menghadapi tuduhan pelanggaran karena telah menyimpan hadiah resmi yang seharusnya diberikan kepada negara. Namun, tuduhan itu akhirnya dicabut.

Dikutip dari BBC, Rabu (14/2/2018), Netanyahu dituduh meminta penerbit sebuah surat kabar Israel, Yediot Aharonot, untuk memuat tulisan bernada positif tentang dirinya.

Sebagai imbalan, Netanyahu menahan publikasi surat kabar saingan.

Polisi mengatakan bahwa editor Yediot Aharonot, Arnon Mozes, juga harus menghadapi dakwaan.

Polisi mengatakan, Netanyahu juga diduga melakukan penggelapan dan melanggar kepercayaan terhadap kasus yang melibatkan miliarder Australia, James Packer.

Channel 10 Israel melaporkan bahwa pada Desember 2017, Packer memberi tahu pihak penyidik bahwa dirinya memberi hadiah kepada Netanyahu dan istrinya Sara.

Tuduhan lainnya berpusat pada klaim bahwa PM Israel sejak 2009 itu, menerima hadiah setidaknya senilai US$ 283.000 atau sekitar Rp 3,86 miliar dari taipan Hollywood, Arnon Milchan.

Jerusalem Post mengatakan, hadiah yang di dalamnya termasuk sampanye dan cerutu itu dimaksudkan agar Milchan mudah untuk mendapatkan visa Amerika Serikat.

Produser film kenamaan Hollywood, seperti Fight Club, Gone Girl, dan The Revenant itu pun harus menghadapi tuduhan suap yang diberikan oleh perdana menteri ini.

Terkait sejumlah tuduhan buruk yang ditujukan kepadanya, Netanyahu melakukan pembelaannya dengan santai.

“Selama bertahun-tahun, saya dijadikan subyek sedikitnya 15 penyelidikan,” ujar Netanyahu dalam pidato yang disiarkan di televisi.

“Beberapa di antaranya berakhir dengan rekomendasi polisi yang menghebohkan seperti malam ini. Semua usaha itu tidak menghasilkan apa-apa, dan kali ini mereka tidak akan menghasilkan apa-apa,” pungkasnya. (Lpt6/r1)