Connect with us

Sumut

Gubernur Sumut Lantik Pejabat Sementara Bupati Batubara

Published

on

Tengku Erry lantik Karo Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah Provinsi Sumut, Faisal Hasrimy, sebagai Pjs Bupati Batubara di Aula Raja Inal Siregar Lantai II Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro, Medan Rabu (14/2/2018)

Medan-GeoSiar.com, Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Tengku Erry Nuradi melantik Kepala Biro (Karo) Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah Provinsi Sumut, Faisal Hasrimy, sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Batubara di Aula Raja Inal Siregar Lantai II Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro, Medan Rabu (14/2/2018).

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Mendagri No 131.12-228 tahun 2018 tentang penunjukan Pjs Bupati Batubara selama Wakil Bupati Batubara menjalankan cuti di luar tanggungan negara untuk melaksanakan kampanye pada Pilkada tahun 2018 dari tanggal 15 Februari 2018 sampai dengan 23 Juni 2018.

Tengku Erry berharap Faisal Harismy sebagai Pjs Bupati Batubara dapat menjalankan amanah yang diberikan sesuai tugas dan tanggung jawab seorang Bupati.

“Patuhi aturan yang berlaku juga harus menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN),” tegas Erry.

Dari delapan daerah di Sumut yang mengikuti Pilkada serentak tahun 2018, terang Erry, Kota Padang Sidempuan merupakan satu-satunya daerah yang masa jabatan kepala daerah dan wakil kepala daerahnya telah berakhir.

Terkait hal ini, Erry juga telah melantik Sarmadan Hasibuan sebagai Penjabat (Pj) Walikota Padang Sidempuan.

Sedangkan tujuh daerah lainnya masih belum berakhir masa jabatan termasuk Kepala Daerah Pemkab Batubara.

“Karena masa jabatan kepala daerahnya belum berakhir, maka sesuai dengan ketentuan perundang-undangan jika kepala daerah atau wakil kepala daerah mencalonkan kembali akan ditunjuk pejabat sementara (Pjs),” ujar Erry.

Selain Batubara, Kabupaten Padang Lawas (Palas) kepala daerah dan wakil kepala daerahnya mencalonkan kembali untuk periode selanjutnya.

Namun, khusus untuk Pemkab Palas, Erry belum melantik Pjs Bupatinya karena masih menunggu Surat Keputusan dari Mendagri.

“Bagi daerah yang kepala daerahnya mencalonkan diri tetapi wakilnya tidak mencalonkan diri maka wakilnya tersebut akan ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) seperti Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dan Deli Serdang,” ujarnya.

Khusus daerah Deli Serdang, Erry belum melakukan pelantikan karena masih harus menunggu keputusan dari KPU karena hanya ada satu pasangan calon yang lolos verifikasi dan akan kembali membuka pendaftaran dan akan ditetapkan pada 19 Februari 2018 mendatang,” tutur Erry.

Sementara bagi daerah Kabupaten Dairi, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) dan Kabupaten Langkat dan wakilnya yang tidak mencalonkan lagi, menurut Erry, wajib menjabat sampai masa jabatannya berakhir.

“Untuk kepala daerah dan wakil kepala daerah yang mengikuti Pilkada serentak tahun ini sesuai Permendagri No 74 Tahun 2016, tentang cuti di luar tanggungjawab negara diamanatkan agar selama masa kampanye harus menjalani cuti di luar tanggungan negara serta dilarang menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatannya,” tutur Erry.

Dalam kesempatan tersebut, Erry mengimbau kepada seluruh calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang telah ditetapkan KPU sebagai peserta Pilkada serentak 2018, untuk sesegera mungkin menyerahkan aset daerah selama menjalani cuti di luar tanggungan negara.

Erry juga mengingatkan agar ASN betul-betul netral dan juga para kepala daerah tidak menggunakan ASN untuk terlibat dalam politik praktis.

“Kepada calon Kepala Daerah saya berharap untuk dapat bersaing secara sehat, fair dan tanpa ada kampanye hitam. Apalagi menyinggung SARA dan menerima apapun hasil Pemilukada. Siapapun yang terpilih merupakan amanat rakyat sehingga harus dihormati,” pungkas Gubsu. (Anls/r1)