Connect with us

Nasional

KPK Periksa Mantan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan

Published

on

Mantan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Antonius Tonny Budiono usai diperiksa KPK pada Senin ((12/2/2018)

Jakarta-GeoSiar.com, Mantan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Antonius Tonny Budiono diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin ((12/2/2018).

Menurut Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Antonius ditetapkan sebagai tersangka KPK atas dugaan tindak pidana korupsi suap terkait perizinan dan pengadaan proyek-proyek di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Hubla) Tahun Anggaran 2016-2017.

KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan sejalan dengan penetapan dua orang tersangka, yaitu Antonius Tonny Budiono (ATB) dan Komisaris PT Adhi Guna Keruktama (AGK) Adiputra Kurniawan (APK).

Lebih lanjut Basaria menyatakan dari kegiatan operasi tangkap tangan yang dilakukan pada 23-24 Agustus 2017, KPK mengamankan sejumlah uang dan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Pertama, empat kartu ATM dari tiga bank penerbit yang berbeda dalam penguasaan ATB. Kedua, 33 tas berisi uang dalam pecahan mata uang rupiah, dolar AS, poundsterling, euro, ringgit Malaysia senilai total Rp 18,9 miliar dalam bentuk cash dan dalam rekening Bank Mandiri terdapat sisa saldo Rp 1,174 milir.

“Sehingga total uang yang ditemukan di Mess Perwira Dirjen Hubla adalah sekitar Rp20 miliar,” tegas Basaria.

Pemeriksaan kali ini merupakan pemeriksaan lanjutan yang berlansung selama kurang lebih 3 jam di ruang pemeriksaan KPK yang berlangsung secara tertutup.

Antonius tak memberikan komentar apapun terkait pemeriksaan usai keluar dari Gedung KPK dan berlalu meninggalkan gedung KPK.(rml/r1)