Connect with us

Sumut

Ketua Yayasan Don Bosco Medan Bahas MoU dengan Kepala BNNP Sumut

Published

on

Anggota DPRD Medan dari Fraksi Demokrat, Drs Hendrik Halomoan (kanan) berfoto bersama Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Marsauli Siregar (kiri) di Kantor BNNP, pada Jumat (9/2/2018)

Medan-GeoSiar.com, Anggota DPRD Medan dari Fraksi Demokrat, Drs Hendrik Halomoan Sitompul berkunjung Ke Kantor BNNP Sumut, pada Jumat (9/2/2018).

Kunjungan kali ini, disambut langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) yang baru dilantik, Brigjen Pol Marsauli Siregar pasca serah terima jabatan dari Brigjen Pol Andi Loediantokantor pada Rabu (20/12/2017) silam.

Selain menjalin silaturahmi, Ketua Yayasan Perguruan Katolik (YPK) Don Bosco Medan ini juga mendiskusikan kerjasama antara yayasan dengan BNNP Sumut dalam upaya perentasan Narkoba yang mulai merambah ke kalangan pelajar.

“Semoga kerjasama antara BNNP Sumut dengan Yayasan Don Bosco dapat terjalin erat dengan adanya MOU yang akan disepakati kedepannya,” ujarnya.

Upaya ini salah satu cara yang efektif untuk memerangi Narkoba yang marak beredar di Kota Medan khususnya sekolah-sekolah yang sudah memasuki zona merah.

Tak hanya itu, Ketua Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Sumut ini sekaligus menyampaikan harapannya untuk mendorong percepatan pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Medan.

Permintaan tersebut disampaikan sebagai upaya penyambung lidah rakyat yang resah dengan tingginya tindak kejahatan dibawah pengaruh Narkotika yang marak beredar.

“Pembentukan BNN merupakan rangkuman dari reses yang dilakukan beberapa waktu lalu. Ini merupakan upaya mencegah maraknya peredaran narkoba di semua kalangan yang meresahkan masyarakat. Tentu aspirasi warga harus kita tindak lanjuti,” tuturnya.

Pembentukan BNN Kota Medan merupakan amanah Pergub Sumut No 30 Tahun 2016 tentang Satgas pemberantasan, pencegahan penyalagunaan dan peredaran gelap narkotika di Sumut.

Alumni PPRA 52 Lemhannas RI ini juga berpendapat bahwa maraknya tindak kriminal di dalam masyarakat sebagian besar dipicu oleh konsumsi Narkoba yang meningkat setiap harinya

Melalui kesempatan ini, Hendrik turut menghimbau Polrestabes Medan dan BNNP Sumut untuk melaksanakan razia di daerah-daerah rawan Narkoba seperti lokasi hiburan, perkampungan, sekolah, kampus bahkan dalam lingkup instansi pemerintah.

Demi efektifnya upaya pemberantasan Narkoba dalam masyarakat, lapisan dan elemen masyarakat juga dihimbau untuk berperan serta mengkampanyekan gerakan anti narkoba.

“Tentu langkah itu akan membantu pihak Kepolisian memberantas narkotika,” pungkasnya. (rel/r1)