Connect with us

Sumut

Hakim Jatuhi Hukuman 2 tahun Penjara Kepada Penyuap Bupati Batubara

Published

on

Penyuap Bupati Batubara non aktif sedang diadili di PN Medan

Medan-Geosiar.com, Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar, dua terdakwa kasus penyuapan Bupati Batubara nonaktif OK Arya Zulkarnaen, untuk mendapatkan proyek infrastruktur di Kabupaten Batubara, dijatuhi hukuman dua tahun penjara.

Putusan keduanya dibacakan secara terpisah oleh majelis hakim yang diketuai Wahyu Prasetyo Wibowo, dihadapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ihsan Fernandi.

“Terdakwa Syaiful Azhar terbukti secara sah dan meyakinkan, telah melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 yang diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Menghukum terdakwa Syaiful Azhar dengan hukuman dua tahun penjara dan denda Rp100 juta, dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka harus diganti dengan hukuman badan selama tiga bulan penjara,” ucap Hakim Wahyu di ruang utama Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (8/2).

Setelah memutuskan hukuman atas Syaiful Azhar, majelis hakim melanjutkan pembacaan putusan terdakwa Maringan Situmorang. Tidak jauh berbeda dengan Syaiful Azhar, Maringan juga dihukum dua tahun penjara dan denda Rp100 juta, namun dengan subsidair yang lebih tinggi yakni enam bulan penjara.

Sebelumnya, pada 25 Januari yang lalu, Jaksa Ihsan menuntut kedua terdakwa karena telah melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 yang diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang diamini oleh majelis hakim disidang putusan kemarin.

Pada persidangan kemarin, disebutkan hal yang memberatkan terdakwa, yakni terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut. Sedangkan hal yang meringankan, yakni terdakwa bersikap sopan di persidangan, kooperatif, mengakui dan menyesali perbuatannya, serta telah berusia lanjut dan sakit-sakitan.

Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar disebut telah memberikan uang suap kepada OK Arya, yang dititipkan ke Sujendi Tarsono alias Ayen, Pemilik ‘Showroom Ada Jadi Mobil’ yang merupakan orang kepercayaan OK Arya. Dimana terungkap dipersidangan sebelumnya, bahwa OK Arya mendapatkan fee sebesar 10 persen dari nilai proyek tersebut.