Connect with us

Sumut

Hadir Mewakili Ketum Nasdem pada Dies Natalis GMKI, Hermawi Taslim Harapkan Kelompok Cipayung Tetap Eksis Kawal Konstitusi

Published

on

Wakil Sekjen DPP Partai NasDem, Hermawi Fransiskus Taslim berfoto bersama Ketua GMKI Cabang Medan, Hendra Manurung, dan Anggota PMKRI Cabang Medan Martua Situngkir Kamis (8/2/2018)

Medan-GeoSiar.com, Wakil Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP Partai NasDem, Hermawi Fransiskus Taslim menghadiri Dies Natalis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) ke 68 Cabang Medan di Gedung Catolic Center Jalan Mataram No.21, Medan Baru, pada Kamis (8/2/2018).

“Kita sangat mengapresiasi gerakan mahasiswa terutama yang bergabung dalam kelompok cipayung hingga saat ini. Ini merupakan gerakan mahasiswa yang terpanjang di Republik ini,” ucapnya saat menunggu dibukanya sesi ‘Dialog Partai Politik’ yang merupakan salah satu rangkaian acara Dies yang dihadiri oleh beberapa partai politik lainnya.

Wasekjen Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) ini diundang secara khusus mewakili partai NasDem untuk dapat memberikan sesi bersama dengan perwakilan partai politik lainnya seperti Gerindra, PPP, PKB, Golkar dan Hanura.

Mantan staf ahli MPR RI ini menerangkan cikal bakal terbentuknya organisasi Cipayung yang diprakarsai oleh kelompok mahasiswa yang membuat forum bertemakan ‘Menuju Indonesia yang dicita-citakan’ diwisma PGI.

“Sejak itu sampai sekarang, sebuah forum mahasiswa yang tetap kritis dan permanen masih eksis dan terjaga kelangsungannya. Gerakan mahasiswa seperti ini harus diapresiasi dan kita datang dari perwakilan Nasdem pusat karena ingin mengapresiasi secara langsung Dies Natalis GMKI,” tuturnya.

Mantan Ketua PMKRI Cabang Medan ini secara pribadi mengaku telah memiliki hubungan baik dengan GMKI semenjak masih duduk dibangku kuliah.

“Saya memiliki hubungan yang baik antara GMKI dan PMKRI, maka saya sangat mengapresiasi dan menaruh harapan bahwa Indonesia kedepan seharusnya lebih baik dengan adanya kelompok-kelompok mahasiswa kritis seperti GMKI dan organisasi cipayung lainnya,” tuturnya.

Melalui Dies Natalis ke 68 ini, Hermawi berharap GMKI dapat lebih kritis, independen dan menjunjung nilai-nilai kekristenan sebagai tuntunan untuk bertindak.

Hermawi juga mengungkapkan kebanggaannya bahwa dalam sejarah pergerakan bangsa, GMKI tercatat sebagai salah satu tempat bersemayam kader bangsa. Bahkan dikabinet, ungkap Hermawi terdapat dua orang kader GMKI yakni Yasonna Laoly dari Medan dan Enggartiasto Lukita dari Bandung.

“Kita mengucapkan proficiat, selamat ulang tahun, selamat dies natalis, semoga visi yang ditanamkan oleh Johannes Leimena dan kawan-kawan bisa terus diemban oleh GMKI. Harus terus mengasah sikap kritisnya, mempertahankan independensinya, kemudian jangan lupa harus mengingat basis kerohanian yakni kristenitas,” pungkasnya. (Cw1)