Connect with us

Sumut

Ditawari 150 Juta, Nelayan Tanjungbalai Bawa 5 Kg Sabu Dari Malaysia

Published

on

Sabu-sabu (ilustrasi)

Medan-Geosiar.com, Tiga Nelayan asal Kota Tanjungbalai nekat menjadi pembawa sabu seberat 5 Kg setelah tergiur dengan upah sebesar 150 juta dijanjikan oleh seseorang apabila sabu tersebut berhasil diantarkan. Ketiganya bernama Darmadi alias Adi, Sumadi alias Udin dan Amri Syahputra membawa sabu dari Malaysia menuju Tanjungbalai.

Persidangan ketiganya digelar di ruang Cakra I, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (6/2) sore. Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Nazar Effendi dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dwi Meily Nova.

“Yang mengiming-imingi kami itu bernama sembilan-sembilan. Kami manggilnya gitu. Nama aslinya kami tidak tahu. Awalnya dia menyuruh kami untuk mengangkut ban bekas dari Pelabuhan Port Klang Malaysia menuju pelabuhan tikus di Tanjungbalai. Tapi pada akhirnya, dia menyuruh kami untuk membawa sabu juga. Karena tergiur dengan upah yang dijanjikan, kami pun mau,” ujar Amri yang berperan sebagai tekong kapal.

Ketiganya merasa sangat kecewa karena merasa dijebak. “Belum ada sepeser pun kami nikmati uang Rp150 juta itu, karena kami sudah ditangkap duluan oleh petugas kepolisian,” ujar Amri yang diamini kedua terdakwa lain.

Terdakwa mengaku menyesal dan berharap diberi keringanan hukuman oleh majelis hakim. “Kami sangat menyesal Pak Hakim. Mohon ringankan hukuman kami. Anak kami masih kecil-kecil di Tanjungbalai,” ucap ketiganya dengan wajah memelas.

Usai mendengarkan keterangan ketiga terdakwa, majelis hakim menunda persidangan dan melanjutkan pekan depan dengan agenda tuntutan.

Diketahui ketiganya diringkus petugas Polda Sumut pada Juli 2017 lalu. Setelah berhasil menyelundupkan sabu tersebut dari Malaysia ke pelabuhan tikus Tanjungbalai, selanjutnya ketiganya membagi tugas. Terdakwa Sumadi mendapat tugas untuk mengantarkan lagi sabu tersebut ke kawasan Tanjun Morawa untuk diserahkan kepada sembilan-sembilan. Sedangkan dua temannya menunggu di rumah masing-masing.

Namun petugas yang telah mengintai sejak sepekan sebelumnya kemudian melakukan wazia di pinggir Jalan Lintas Sumatera tepatnya di Jalan Tanjungbalai-Medan, Kabupaten Asahan. Petugas menangkap Sumadi dari penangkapan tersebut.

Dari dalam mobil yang ditumpangi Sumadi, petugas menemukan barangbukti 5 kg sabu yang dibungkus plastik warna silver. Setelah memeriksa Sumadi, petugas kemudian menangkap dua rekannya. Sayangnya pria yang bernama sembilan-sembilan itu tak berhasil diringkus. (JA/R2)