Connect with us

Lifestyle

Dilema Memilih Pasangan atau Sahabat, Apa Kata Pakar?

Published

on

dilema memilih antara pasangan dan sahabat (Ilustrasi)

Jakarta-Geosiar.com, Kisah cinta terasa indah jika semua pihak mendukung hubungan tersebut. Sayangnya, tidak semua kisah cinta berjalan mulus. Kadang kita merasa telah menemukan pasangan yang mampu mengisi kekosongan hati.

Tetapi sahabat memiliki pandangan berbeda atau bahkan tidak menyukai kekasih pilihan Anda. Apa yang harus dilakukan saat mengalami situasi seperti ini?

Menurut psikoterapis sekaligus dosen dari Universitas Harvard AS, Holly Parker, PhD. Selain cemburu dan rasa ingin melindungi, faktor lain yang mungkin menyebabkan sahabat tidak menyukai pasangan Anda adalah adanya perbedaan seperti ras, agama, status dan ekonomi, atau perbedaan usia yang terlampau jauh.

Stigma negatif masyarakat kerap menghampiri pasangan berbeda ras, agama, dan usia yang terlampau jauh karena hal tersebut masih dianggap tidak umum atau tabu.

Saat sahabat Anda mempermasalahkan perbedaan menyarankan agar Anda meminta mereka untuk menceritakan lebih detail tentang perbedaan yang mereka lihat dan kemungkinan dampaknya bagi Anda. Setelah mendengarkan dengan seksama, baru mengambil tindakan.

Bila Anda menganggap perbedaan bukan alasan untuk mengakhiri suatu hubungan, Holly menyarankan agar mengemukakannya pada sahabat dengan cara yang lembut.

Namun, Holly berpendapat jika Anda dan pasangan bisa menunjukkan hubungan yang sehat, teman perlahan juga akan mengubah pandangannya tentang pasangan Anda.

“Jika teman mulai terbuka, ajaklah si dia untuk bertemu dengan teman Anda. Ini agar keduanya bisa lebih mengenal satu sama lain. Akan tetapi, bila di awal pertemuan keduanya masih merasa tidak nyaman, jangan terlalu dipaksakan. Akan ada waktunya teman Anda bisa mengerti dan menerima hubungan Anda,” tutup Holly. (Tpo/R2)