Connect with us

Olahraga

Drama Adu Pinalti Antar PSMS Ke Semifinal, Ini Fakta Menariknya

Published

on

Pemain PSMS, Sadney Urikhob, berhasil mencetak gol ke gawang Persebaya

Solo-Geosiar.com, PSMS Medan melaju ke babak semifinal Piala Presiden 2018 setelah mengalahkan Persebaya Surabaya melalui babak adu pinalti di Stadion Manahan Solo, Sabtu (3/2/2018).

Pada 90 waktu normal, kedua tim bermain imbang 3-3. Gol Persebaya dicetak Irfan Jaya, Ferinando Pahabol, dan Nelson Alom. Sementara itu gol PSMS masing-masing dicetak Wilfried N’Guessan Yessoh, Sadney Urikhob, dan Frets Butuan.

Babak adu penalti yang disaksikan puluhan ribu fans Persebaya berjalan sangat alot hingga melibatkan 14 penendang. PSMS akhirnya mampu keluar sebagai pemenang adu penalti dengan skor 4-3.

Tiga penendang PSMS gagal, yakni Reinaldo Lobo, Sadney Urikhob, dan Frets Butuan. Sedangkan empat algojo yang sukses melaksanakan tugasnya adalah Legimin Raharjo, N’Guessan, Suhandi, dan Abdul Aziz.

Sedangkan dari kubu Persebaya, empat aljojo mereka gagal, yakni Ferinando Pahabol, Abu Rizal Maulana, Otavio Dutra, Osvaldo Haay. Sementara tiga penendang sukses, yakni Misbakus Solikin, Fandry Imbiri, dan Oktafianus Fernando.

Dengan kemenangan tersebut, Skuat ayam kinantan menjadi tim pertama yang mendapat tiket menuju babak semifinal Piala Presiden 2018.

 

Berikut fakta menarik dari duel PSMS Medan versus Persebaya Surabaya:

PSMS Kebobolon 2 Gol Dalam 2 Menit

PSMS medan perlu mengevaluasi lini belakangnya saat telah unggul atas tim lawan. Persebaya melakukan pembalasan cepat setelah tertinggal 1-3 pada awal babak pertama. Hanya dalam waktu dua menit, Persebaya mampu menyamakan kedudukan. Duo eks Persipura, Ferinando Pahabol dan Nelson Alom yang menjadi aktor di balik dua gol cepat itu.

Pada menit ke-65 Ferinando melepaskan tembakan di kotak penalti yang tak mampu dihalau Abdul Rohim. Sementara itu, Nelson Alom mencetak gol lewat tendangan roket yang setelah menyambar bola liar dari luar kotak penalti.

Dua gol dalam dua menit tersebut memastikan pertandingan harus dilanjutkan dengan adu pinalti. Beruntung kiper PSMS, Abdul Rohim tampil herik saat menggagalkan sepakan pinalti terakhir pemain persebaya, Osvaldo Haay.

Pemain Bintang Kedua Klub Gagal Eksekusi Pinalti

Drama adu penalti Persebaya versus PSMS seolah menjadi mimpi buruk bagi pemain bintang. Tiga bintang dari kedua tim gagal mengeksekusi tendangan. Dari kubu Persebaya, Ferinando Pahabol, Otavio Dutra, dan Osvaldo Haay gagal melaksanakan tugasnya sebagai algojo.

Sementara, di kubu PSMS, Reinaldo Lobo, Frets Butuan dan pemain asing asal Namibia, Sadney Urikhob juga gagal menjebol gawang lawan dalam babak tersebut.

Djajang Nurdjaman Telah Tampil di 3 Semifinal Piala Presiden

Dengan kemenangan PSMS atas Persebaya, Djajang Nurdjaman telah 3 kali membawa anak asuhnya ke semifinal Piala Presiden. Sjanur menjadi pelatih pertama yang tampil di gelaran semifinal Piala Presiden berturut-turut.

Di edisi pertama Piala Presiden tahun 2015, Djanur membawa Persib meraih juara. Kemudian, pada tahun berikutnya, Persib di bawah arahan Djanur juga melangkah ke semifinal.

Hanya, pada semifinal, Persib kalah dari Borneo FC lewat drama adu penalti. Duel kedua tim dengan format kandang-tandang berakhir dengan skor sama, 2-1. Untuk menentukan pemenang langsung dilakukan adu penalti dan Persib kalah 3-5.

PSMS Unggul Dalam Lima Pertemuan Terakhir Atas Persebaya

Kemenangan PSMS atas Persebaya seolah menjadi balas dendam yang manis pada final Liga 2 2017. Saat itu skuat ayam kinantan harus mengakui keunggulan Persebaya dengan skor 2-3 yang dipastikan menyegel gelar Juara Liga 2 2017.

Sementara menurut catatan lima pertemuan terakhir antara PSMS dan Persebaya, PSMS masih unggul ua kemenangan, sementara dua laga lain berakhir imbang. Pada Liga Indonesia 2004, PSMS menang 3-0 dalam laga kandang dan menahan Persebaya pada duel tandang dengan skor 1-1.

Pada 2009, Persebaya kembali bertemu dengan PSMS Medan dengan skor akhir 1-1.

Tiket Semifinal Pertama Diraih Tim Kuda Hitam

PSMS Medan menjadi tim kuda hitam yang berhasil melaju ke semifinal. Meski sempat diprediksi akan kesulitan melaju ke semifinal, ayam kinantan berhasil membalikkan prediksi dengan kemenangan atas bajul ijo, Persebaya Surabaya.

Sementara tiga tiket lain harus diperebutkan Madura United Vs Bali United, Sriwijaya FC vs Arema, dan Mitra Kukar versus Persija.

Laga semifinal rencananya akan digelar pada pada 10 dan 13 Februari mendatang, dengan sistem tandang-kandang. Akan tetapi, pertandingan tersebut akan digelar selama empat hari. Rinciannya adalah leg pertama dihelat pada 10 dan 11 Februari, kemudian pertemuan kedua dilangsungkan 12 serta 13 Februari. (Blob/R2)