Connect with us

Pilkada 2018

Enam Kepala Daerah di Sumut Ajukan Cuti Jelang Pilkada Serentak 2018

Published

on

Pilkada Serentak 2018

Medan-Geosiar.com, Enam kepala daerah di Sumatera Utara (Sumut) telah mengajukan cuti. Langkah itu diambil untuk dapat bertarung pada pilkada serentak 2018. Surat pengajuan cuti keenam kepala daerah itu sudah sampai di tangan Pemprov Sumut.

“Sudah masuk ke kita. Kita sudah minta agar pengajuan cuti mereka harus sudah masuk sebelum masuk masa kampanye supaya bisa cepat memprosesnya,” ujar Kepala Biro Otonomi Daerah dan Kerjasama Setdaprov Sumut, Basarin Tanjung, Jumat (2/2/2018).

Basarin mengatakan, pengajuan cuti diambil berdasarkan Undang-Undang 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. Pada pasal 70 disebutkan bahwa gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota, yang mencalonkan kembali pada daerah yang sama, selama masa kampanye harus menjalani cuti di luar tanggungan negara dan dilarang menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatannya.

Izin cuti bagi bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota diberikan gubernur atas nama menteri. “Kemudian cuti yang telah diberikan gubernur, wajib diberitahukan kepada KPU kabupaten/kota,” jelas Basarin.

Seperti yang diketahui, kursi yang akan ditinggalkan sementara oleh bupati ataupun wali kota petahana itu, akan diisi oleh tiap wakilnya. Sedangkan bila wakilnya juga ikut bertarung, maka jabatan bupati atau wali kota akan diisi oleh seorang penjabat (Pj) yang berasal dari pejabat eselon dua di jajaran Pemprov Sumut.

Saat ini, Pemprov Sumut tengah mencari dan segera menetapkan pelaksana tugas (Plt) atau penjabat (Pj) yang akan menggantikan kepala daerah yang akan cuti.

Berdasarkan informasi dihimpun enam kepala daerah yang sudah mengajukan cuti yakni: Ashari Tambunan (Bupati Deli Serdang), Nikson Nababan (Bupati Taput), RM Harry Nugroho (Plt Bupati Batu Bara), Sulistiyanto (Wakil Bupati Langkat), Ali Sutan Harahap (Bupati Padang Lawas), Ahmad Zarnawi Pasaribu (Wakil Bupati Padang Lawas), dan Jopinus Ramli Saragih (Bupati Simalungun).

Lima di antara nama-nama itu masih bertarung di daerahnya. Hanya JR Saragih yang ‘naik kelas’ menjadi bakal calon gubernur Sumut. (Mdk/R2)