Connect with us

Selebritis

Annisa Bahar dan Puterinya Berseteru, Ini Alasannya

Published

on

Annisa Bahar dan Juwita Bahar saat sedang mesra dan akrab sebagai ibu dan anak.

Jakarta-GeoSiar.com, Annisa Bahar mengungkapkan rasa kecewa yang dialaminya akibat ulah puteri kandungnya Juwita Bahar.

Juwita merupakan puteri keduanya dari pernikahan pertamanya dengan Memo Sanjaya.

Annisa yang memiliki nama asli Ani Setiawati diketahui pernah menikah dengan suami pertamanya, saat masih duduk di bangku SMP dan melahirkan dua anak yakni Jelita Bahar dan Juwita.

Annisa diketahui sempat menyangkal pernah menikah dengan Memo dan keberadaan kedua puterinya, namun akhirnya seiring berjalannya waktu, ia mengakuinya.

Kini perseteruan ibu dan anak ini kembali meradang saat kekasih Juwita yang bernama Dedi ikut campur dalam kehidupan pribadi puterinya.

Bahkan Dedi, menurut Annisa mengatur keuangan sang anak.

Adik Annisa, Dewinta Bahar, juga turut menceritakan bagaimana sikap Dedi selama ini yang berkuasa atas uang ratusan juta hasil kerja keras Juwita.

“Juwi itu udah berkali-kali pernah putus nyambung sama Dedi, putus sama Dedi uangnya ratusan juta dipegang sama Dedi. Juwi cuma dikasih Rp 30 juta dan Juwi kalau ada show di Jakarta cuma pegang uang Rp 1 juta nggak lebih, kadang-kadang cuma buat ongkos doang. Kadang-kadang minjem sama saya. Sekarang duit dia kemana? Uang ratusan juta kemana? Di tangan Dedi, semuanya Dedi yang bawa,” ungkap Dewinta Bahar, saat dijumpai di Studio Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (1/2).

Selepas Juwita show keliling Kalimantan, menurut Annisa, Dedi mendadak menelepon Juwita dan memintanya kembali jadi kekasih.

Setelah resmi balikan dengan Dedi, Annisa menuturkan, sang putri sama sekali tidak pernah pulang ke rumah.

“Pas saya tahu Juwi udah putus kemarin ternyata Dedi telepon Juwi nangis-nangis. Setelah saya tahu kata adik saya Juwi abis show keliling Kalimantan, pulangnya bawa duit ratusan juta eh si Dedi nangis-nangis dong. Sampai sekarang nggak ada kabar berita udah 2 tahun nggak balik ke rumah, stay di Bandung. Sebagai orangtua saya merasa nggak dihormati, berarti dia menganggap saya udah mati, ya sudah saya anggap dia sudah mati gitu aja,” ungkap Annisa.

Annisa mengaku sakit hati dan tak dihargai oleh sang puteri.

Annisa juga mengaku tak rela jika sang puteri dimanfaatkan oleh kekasih puterinya yang kerap kali putus nyambung.

Meskipun demikian, Annisa tak mau ambil pusing.

Wanita 44 tahun ini akhirnya memutuskan untuk berpesan kepada Juwita untuk tak menggangu kehidupannya dikemudian hari.

“Ya pasti lah (merasa dimanfaatkan). Berarti kalau ngasih job ke Juwi dan Deddy sama aja kayak ngasih kehidupan ke mereka. Saya nggak ada pesan apa-apa. Silahkan jalani hidupmu, jangan pernah ganggu saya!” pungkasnya. (kplg/r1)