Connect with us

Selebritis

Sandy Tumiwa Ajukan Hak Asuh Anak atas Mantan Isterinya

Published

on

Sandi Tumiwa gugat hak asuh anak terhadap Tessa Kaunang

Jakarta-GeoSiar.com, Sandy Tumiwa dan mantan istrinya, Tessa Kaunang terlibat konflik yang masih belum terselesaikan. Bagaimana tidak, meskipun sudah berstatus sebagai mantan suami, Sandy masih saja turut campur dalam kehidupan mantan isterinya.

Tak berhasil membuktikan tudingan miring terhadap isterinya, Sandy yang selama ini menduga isterinya kumpul kebo tiba-tiba mengajukan permintaan hak asuh anak atas dirinya.

Pasalnya, Sandy mengaku bahwa Tessa menganggap wanita yang dinikahinya selama delapan tahun tersebut membatasi waktu pertemuan dengan kedua anaknya.

“Terakhir ketemu anak pas ulang tahun anakku tanggal 8. Ada di Instagram. Kami cuma diberikan hari Sabtu. Kalau tidak dibatasi ketemu anak, ketika saya kosong di hari Selasa saya bisa datang. Kalau cuma dikasih Sabtu, pas saya ada shooting atau kerjaan, gimana? Saya kan juga harus melakukan usaha. Makanya itu menghalangi saya untuk bertemu anak,” tutur Sandy Tumiwa, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (30/1/2018).

Kuasa hukum Sandy, M Firdaus Oiwobo menegaskan gugatan Sandy tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan harta gono gini yang diisukan selama ini.

Semua gugatan hak asuh tersebut, menurut Firdaus sebagai bukti tanggung jawab seorang ayah terhadap anaknya.

“Catatan juga, bahwa saudara Sandy ini tidak main main. Terbukti dengan adanya gugatan hak asuh anak itu. Perlu digarisbawahi klien kami melakukan ini bukan untuk merebut harta gono gini. Kalau dia ingin merebut, sudah dari dulu. Ini bukti tanggung jawab beliau kepada anaknya khususnya dia tidak menempati rumah itu walaupun sudah ada putusan inkracht. Dia tidak menafkahi bukan karena tidak mampu karena kesulitan, sangat sulit melakukan itu,” ujar Firdaus.

Setelah bungkam sekian lama, Sandy pun akhirnya membeberkan alasan tak memberi nafkah anak-anaknya. Ia menyebut Tessa sebagai wanita yang kurang bersyukur dan kerap menggerutu ketika diberi nafkah.

“Ketika saya mau memberikan itu, wanita yang baik kalau tidak bersyukur dengan apa yang diberikan, buat apa saya berikan? Dia cuma bersungut sungut, ‘Yah cuma segini’. Jadi buat apa saya berikan? Akhirnya saya simpan dulu, ketika anak saya udah oke, saya berikan,” pungkasnya. (kplg/r1)