Connect with us

Sumut

Reskrim Polrestabes Medan Ringkus 5 Pelaku Penculikan

Published

on

ILUSTRASI: Heru diculik, disekap dan dianiaya 5 pelaku, di Jalan Kendari, Sekip, Jumat (26/1/2018)

Medan-GeoSiar.com, Unit Pidana Umum (Pidum) Sat Reskrim Polrestabes Medan berhasil meringkus 5 orang pelaku penculikan dari sebuah rumah di Jalan Kendari, Sekip, pada Sabtu (26/1/2018) dini hari.

Pelaku penculikan menjalankan aksi penculikannya kepada korban, Heru alias Hendra yang merupakan seorang penyedia jasa tiket travel bagi anggota DPRD Sumut beserta isterinya pada Jumat (26/1/2018).

Para pelaku berinisial La alias Ma (27), Rf (31), Mk (31), Nh (24) dan MU (30) dan diketahui masih memiliki pertalian keluarga. Bahkan MU dan Nh berstatus suami istri.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira SIK membenarkan jika pihaknya meringkus 5 pelaku penculikan dan penyekapan.

“Untuk motif penculikan tersebut masih didalami. Pasal yang disangkakan kepada pelaku yakni Pasal 328 dan/atau 333 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun,” tuturnya.

Aksi penculikan berawal ketika korban dan istrinya sedang mengendarai mobil Inova di daerah Pancing, Medan Tembung.
Kemudian, korban dicegat oleh kelima pelaku dan dipaksa untuk menyerahkan mobil untuk di kendarai.

Pelaku segera masuk ke mobil dan memaksa kedua korbannya untuk tetap berada di dalam mobil dan di bawa ke kawasan Marelan.

Namun ketika mobil memasuki kawasan Marelan, para pelaku menurunkan isteri korban dengan catatan harus membawa uang tebusan sebanyak Rp80 juta.

Ketika di turunkan dari mobil, isteri korban segera melaporkan aksi penculikan tersebut kepada pihak yang berwajib ke Polrestabes Medan.

Personel Pidum Sat Reskrim segera melakukan cek TKP untuk melakukan penyelidikan.

Tak lama setelah itu, petugas yang berhasil mendapat informasi keberadaan korban dan pelaku, segera melakukan penggrebekan di Jalan Kendari, Sekip, pada Sabtu (27/1/2018) pukul 02.00 WIB.

Dengan mengendarai 5 mobil dan sejumlah kereta, petugas kemudian berhasil meringkus kelima pelaku penculikan yang diketahui sudah lama menyimpan dendam terhadap korban.

Pelaku dan korban sudah lama menjalin kerjasama bisnis pengadaan tiket bagi para anggota DPRD Sumut.

Namun sekitar setahun lalu, bisnis tersebut mengalami kerugian. Pelaku yang tak mau rugi, meminta korban mengembalikan uangnya.

Korban ternyata belum menyanggupi permintaan para pelaku akhirnya di culik dan dianiaya.

Korban ditemukan dalam kondisi lemah tak berdaya dengan kedua tangan diborgol.

Saat itu juga petugas memboyong kelima pelaku guna penyelidikan lebih lanjut di Mapolrestabes Medan.

Sebagian warga yang menyaksikan kejadian tersebut sempat mengira para pelaku terindikasi jaringan teroris. (smtps/r1)