Connect with us

Sumut

Kebakaran di Simalingkar Medan Hanguskan 2 Rumah

Published

on

Kebakaran rumah (ilustrasi)

Medan-Geosiar.com, Kebakaran menghanguskan 2 rumah di Jalan Tembakau Raya, Perumnas Simalingkar, Medan, Senin (29/1/2018) siang. Api berhasill dipadamkan setelah 9 unit mobil kebakaran milik Pemerintah Kota Medan dan satu unit mobil Polda Sumut turun ke TKP.

Dua rumah yang terbakar diketahui bernomor nomor 118 dan 120 Jalan Tembakau Raya, Perumnas Simalingkar Medan. Api bersumber dari rumah toko No 120 yang dijadikan berjualan BBM eceran dan gas LPG. BBM yang dijual ludes terbakar dan tabung gas juga habis terbakar. Selain menjual BBM, pemilik rumah juga menjual gas elpiji tabung melon dan tabung besar 12 Kg.

Nia (21) , anak pemilik rumah toko menjelaskan bahwa peristiwa itu bermula ketika dirinya diperintahkan ibunya untuk mengisi bensin eceran ke dalam botol. Saat itu ibunya sedang memasak, yang jaraknya sekitar kurang lebih 5 meter. Begitu bensin dituangkan, api langsung menyambar ke dalam ember yang berisi bensin.

“Tadi itu saya disuruh ibu saya mengisi minyak bensin ke dalam botol. Saat itu ibu saya sedang masak bang, jarak kami sekitar 5 meter gitu. Nah, tiba-tiba gak tahu kenapa udah ada api dalam ember tempat minyak itu,” ujarnya dilansir medanbisnisdaily.com

Setelah api menyambar ember, lanjut Nia, saat itu ibunya langsung menarik ember tersebut dan meletakkannya ke pinggir jalan depan ruko. Dari situlah kemudian api membesar dan menjalar ke atap rumah. Did alam ruko terdapat 73 tabung gas dan beberapa barang dagangan yang juga ikut terbakar.

Sementara Lurah Mangga, W Manalu didampingi Kepala Lingkungan XV S Sembiring, mengatakan, tidak ada korban jiwa meninggal akibat kebakaran itu. Pemilik rumah No 120 itu mengalami luka bakar dan saat ini sudah ditangani tim medis di Puskesmas Jalan Bawang Raya Perumnas Simalingkar.

Api yang berkobar kemudian menyambar rumah no 118 di sebelahnya. Satu mobil yang terparkir di di rimah no 118 berhasil dievakuasi warga sebelum disambar api dengan ramai-ramai mendobrak pagar rumah. (Mbd/R2)