Connect with us

Nasional

Diduga Terima Suap, KPK Periksa Dirut dan Pegawai Garuda

Published

on

ILUSTRASI/NET

Jakarta-GeoSiar.com, Komisi Pemberantasan Korupsi ‎(KPK) akan membuat agenda penyelidikan terhadap Direktur Utama PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia, Iwan Joeniarto dan pegawai maskapainya Victor Agung Prabowo, pada Senin (29/1/2018).

Keterangan keduanya sangat dibutuhkan untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar.

“Keduanya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ESA,” kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah lewan pesan singkat, pada Senin, (29/1/2018).

Emirsyah Satar diduga menerima suap dari Rolls-Royce, perusahaan mesin asal Inggris.

Dari hasil penyidikan, uang suap yang diterima Emirsyah mencapai jutaan dollar AS dalam bentuk uang dan aset yang diberikan melalui pendiri PT Mugi Rekso Abadi sekaligus Beneficial Owner Connaught International Pte Ltd, Soetikno Soedarjo.

Suap tersebut diberikan Rolls-Royce kepada Emirsyah terkait pengadaan pesawat dan 50 mesin pesawat Airbus A330-300 untuk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk pada periode 2004-2015.

Sampai saat, KPK belum melakukan penahanan terhadap Emirsyah dan Soetikno Soedarjo meskipun sudah menetapkannya sebagai tersangka sejak Senin (16/1/2017).(rml/r1)