Connect with us

Sumut

20.000 Unit Rumah MBR Siap Huni di Tahun 2018

Published

on

REI Sumut targetkan 20.000 unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) pada tahun 2018

Medan-GeoSiar.com, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Realestat Indonesia (DPD REI) Sumatera Utara (Sumut) Andi Atmoko Panggabean mengungkapkan akan membangun 20.000 unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) pada tahun 2018 ini.

“Dengan fasilitas yang diberikan pemerintah dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat, pada segmen rumah MBR ini pertumbuhan di 2018 diperkirakan naik sekitar 20 persen dibanding tahun lalu,” kata Andi di sela-sela ‘Syukuran 2018 REI Sumut Bersama dengan Stakeholder dan Perbankan serta Pengukuhan Komisariat REI Sumut’ di Medan, Jumat (26/1/2018) malam.

Berdasarkan data, ditahun 2018, REI akan meningkatkan bangunan sebanyak 5000 unit dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 15.000 unit.

Peningkatan ini, menurut Andi dilakukan guna mengikuti tren permintaan yang masih terus tumbuh, sehingga semakin banyak pengembang yang membangun bisnis properti.

Pasar rumah MBR yang dijual sekitar Rp130 jutaan mulai tahun ini, menurut Andi masih dapat dijangkau dan mendapat dukungan dari pemerintah yang memberikan fasilitas terhadap pengembang atau developer.

“Pemerintah masih terus mendukung dengan programnya membangun sejuta rumah. Salah satu dukungan yang diberikan, seperti subsidi, bunga KPR 5 persen dan lainnya,” tuturnya.

Developer atau pengembang, menurut Andi wajib bergabung dengan asosiasi maupun perhimpunan guna mendapatkan kemudahan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah di tahun 2018.

“Sebelumnya anggota REI Sumut jumlahnya 154, dan saat ini jumlahnya terus bertambah mencapai sekitar 240 lebih. Artinya, semakin banyak pengembang baru yang berbisnis di pasar perumahan,” ujarnya.

Andi juga berharap, kedepannya hubungan antara perbankan dan pengembang dapat terjalin lebih erat lagi guna mengembangkan kepemilikan rumah sekaligus dalam rangka mendukung program pemerintah untuk menyedikan tempat tinggal bagi masyarakat mengah kebawah. (als/r1)