Connect with us

Sumut

Yayasan Inspirasi Bangsa Siap Latih Warga Binaan

Published

on

Kepala Bapas Kelas I Medan H Marasutan sambut baik kedatangan YIB di Balai Pemasyarakatan Kelas I Medan, pada Selasa (16/1/2018)

Medan-GeoSiar.com, Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Medan H Marasutan menyambut baik kedatangan Yayasan Inspirasi Bangsa (YIB) di Balai Pemasyarakatan Kelas I Medan, pada Selasa (16/1/2018).

Dalam pertemuan kali ini, YIB menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kepala Balai Pemasyarakatan Klas I Medan mengenai Pembimbingan Pelatihan Keterampilan Pertukangan Kayu (Moebil) bagi klien.

Dalam MoU tersebut, YIB dan Bapas menyepakati perjanjian kerjasama untuk membina dan melatih Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas) dan semua Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Selama ini Marasutan mengaku Bapas jarang mendapatkan bantuan dari pihak lain dalam membina warga binaan sesuai keputusan hakim.

“Sangat berbahagia. Soalnya bantuan pihak lain itu jarang kami dapat semenjak Bapas berdiri. Baru ini ada MoU yang siap menampung anak-anak yang diperkerjakan di Bapas. Selama ini belum ada,” ujar Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Medan H Marasutan usai penandatanganan MoU di Balai Pemasyarakatan Kelas I Medan Jalan Asrama Nomor 33, Selasa (16/1/2018).

Bapas, menurut Marasutan cukup sulit menemukan yayasan serupa YIB untuk membantu membina dan melatih warga binaan sesuai putusan pengadilan.

“Selama ini enggak ada, memang setiap putusan pengadilan kita tetap melakukan pembinaan, cuma belum tersalur cerah penuh. Sekarang, karena ada beberapa dari YIB ini di kabupaten juga, jadi lebih memudahkan kita dalam melakukan pembinaan,” katanya.

Dengan adanya MoU ini, Marasutan berharap semua pihak mendukung dan telah berpartisipasi dalam membina Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas) dan Warga Binaan Pemasyarakatan.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Yayasan Inspirasi Bangsa Wanda Syahputra yang berharap kedepannya pelatihan yang diberikan oleh YIB dapat berkelanjutan dan bermanfaat bagi para warga binaan.

“Berharapnya pelatihan ini bukan hanya untuk memenuhi keputusan pelatihan dari pengadilan saja, tetapi benar-benar mengikuti pelatihan ini sampai mereka produktif, kreatif, mandiri dan bisa kembali lagi ke masyarakat,” ujarnya. (trbmdn/r1)