Connect with us

Selebritis

Tinggalkan Hiburan Demi Mengabdi, Ramzi Masih Dilema

Published

on

Ramzi artis pemeran kelahiran Jakarta, 23 Mei 1976

Jakarta-GeoSiar.com, Artis pemeran kelahiran Jakarta, 23 Mei 1976, Ramzi tampaknya harus memantapkan diri untuk dapat mewujudkan resolusinya di tahun 2018.

Memiliki kemapanan karier selama belasan tahun nyatanya tak membuat Ramzi terbuai popularitas yang sudah dimiliki.

Berdasarkan pengakuan Ramzi, bisa jadi tahun terakhirnya di industri hiburan.

“Kalau boleh jujur, 2018 ini tahun menentukan buat gue. Apakah di 2018 ini mengakhiri karier di dunia entertain dan hijrah ke tempat yang pastinya akan bermanfaat bagi orang banyak, atau tetap di dunia ini,” tuturnya.

Menurut Ramzi, tahun ini merupakan tahun baginya untuk memutuskan tetap lanjut atau mengakhiri karirnya di dunia hiburan.

“Ini waktunya gue uuntuk memutuskan semuanya,” ujarnya.

Menurut Ramzi, berkat yang diterimanya untuk melahirkan karya di dunia hiburan sudah dinikmatinya sejak tahun 1998 hingga saat ini.

“Sampai sekarang Allah ngasih kesempatan masih bisa berada di posisi yang cukup baik dan mempertahankan (popularitas). Tapi, 2018 ini gue akan mengambil keputusan, apakah tetap atau hijrah ke profesi yang bisa mengabdi untuk orang banyak,” tambahnya lagi.

Ide untuk meninggalkan dunia hiburan menurut Ramzi sudah lama di inginkannya apalagi ayah satu anak ini mengaku ada satu partai politik yang konsisten ngajaknya untuk mengabdi di Senayan jadi calon anggota legislatif. Menurut Ramzi, keinginan untuk menjadi anggota dewan bukan merupakan suatu ambisi mendapatkan kekuasaan tetapi sebagai suatu upaya mengabdi demi orang banyak, bermanfaat untuk orang banyak.

“Kalau ditanya, ‘Mampu nggak lu, Zi?’, Insya Allah mampu. ‘Modalnya apa?’, Jujur, komitmen. ‘Nanti di sana ngeruk duit (korupsi) segala macem?’, Ngapain? Kalau mau menghasilkan uang banyak gue duduk manis syuting tiap hari,” jelasnya.

Ramzi mengaku sudah berkeinginan sejak lama untuk menjabat sebagai anggota legislatif.

“Sudah lama sih. Cuma kan belum waktunya, belum waktunya, dan Insya Allah tahun ini gue harus mengambil keputusan,” tegasnya.

Menurut Ramzi, seiring dengan pertambahan usianya, keinginannya untuk lebih berbakti bagi banyak orang semakin bulat.

“Ada banyak manfaatnya secara kongkret buat orang-orang. Bukan sebatas menghibur di atas panggung atau main film, atau sinetron, tapi pengin memberikan rasa yang lebih lagi untuk orang banyak,” tuturnya.

Ramzi juga mengaku telah memikirkan hal ini secara matang meskipun belum bisa mengambil keputusan penuh.

“Kita ngukur diri kan, kita mampu apa nggak. Gue bilang mampu bukan hanya soal financial, tapi mampu nggak mengukur diri, dan gue membaca diri sendiri. Dari dulu, dari kuliah gue memang suka mengikuti perkembangan,” imbuhnya.

Ramzi mengaku telah mendapatkan dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekatnya untuk dapat menyalurkan aspirasi banyak orang.

“Sudah, sudah, semuanya sudah setuju dan memang diserahin lagi ke gue. Tapi, ya masih istikharah. Masih nyari peluang, nyari ilmu lagi, dan lain-lainnya,” jelasnya.

Untuk dapat mengabdi pada banyak orang, ada beberapa hal yang masih menjadi pertimbangan Ramzi.

“Gue mau ubah pemikiran kalau teman-teman yang masuk Senayan itu saat kariernya sudah meredup dan akhirnya hijrah. Nah, gue mau hapus itu. Alhamdulillah posisi gue sekarang masih dapat kepercayaan. Tapi, gue ingin hijrah untuk mengabdi pada orang banyak,” ujarnya.

Apapun langkah yang bakal diambil Ramzi, entah mantap terjun ke dunia politik atau tetap berkarier di ranah hiburan tanah air, dukungan keluarga tentu tak akan lepas, tak pernah hilang. Hingga akhirnya, lompatan jauh atau langkah-langkah dekat yang dipilih tentunya sudah melalui pemikiran panjang, begitu panjang. (btgslb/r1)