Connect with us

Nasional

Jumlah Korban Luka Selasar Gedung BEI 77 Orang

Published

on

Ambulan disiapkan untuk mengangkut korban dalam jatuhnya selasar gedung BEI

Jakarta-Geosiar.com, Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan jumlah korban luka akibat robohnya selasar Gedung Bursa Efek Indonesia sebanyak 77 orang yang terdiri dari 75 orang dirawat di RS dan dua orang diperbolehkan rawat jalan.

“Korban luka atau trauma tumpul atau patah tulang akibat robohnya selasar BEI berjumlah 75 orang. Dua orang sudah rawat jalan,” kata Irjen Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin.

Setyo menjelaskan, para korban dirawat di empat rumah sakit. Dengan rincian, RSAL Mintohardjo sebanyak 17 orang, RS MRCCC Siloam 31 orang, RSPP 7 orang dan RS Jakarta 20 orang.

Dilaporkan sejumlah korban mengalami patah tulang. Di RS Siloam, ada sejumlah korban yang sudah diperbolehkan pulang. Sedangkan yang mengalami patah tulang harus menjalani perawatan medis lanjutan.

Sementara itu Direktur Utama BEI, Tito Sulistio mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Rata-rata korban mengalami patah tulang.

“Awalnya saya ragu, tapi saya angkatin saja orang-orang luka itu. Rata-rata luka berdarah-darah dan luka patah,” tuturnya.

Sebelumnya lantai selasar di Tower II Gedung Bursa Efek Indonesia ambruk pada Senin siang pukul 12.10 WIB. Pihak kepolisian telah mengamankan rekaman kamera tersembunyi, mendata identitas saksi, mendirikan posko di TKP, mengirim dan merawat korban luka ke rumah sakit dan menghubungi pihak pengelola gedung BEI.

Polisi juga membagi proses penyidikan, mengumpulkan hasil olah TKP, mencari data serah terima bangunan dari kontraktor dan membuat jalur komunikasi dari polda, polres, polsek dan pemangku kepentingan lainnya. (Ant/R2)