Connect with us

Olahraga

Temukan Kerangka Tim, PSMS Siap Hadapi Tim-tim Besar

Published

on

PSMS Medan (logo)

Medan-Geosiar.com, Rasa optimis ditunjukkan pelatih PSMS Medan, Djajang Nurdjaman jelang bergulirnya kompetisi Piala Presiden yang dimulai 3 hari lagi. Setelah melakoni enam kali laga uji coba, Djajang Nurdjaman pun mengakui kini ia sudah mendapatkan kerangka tim.

“Kerangka tim sudah semakin mengerucut. Dan kita punya pilihan siapa saja yang akan diturunkan pada pertandingan awal laga nanti,” kata Djanur, Sabtu (13/1/2018).

Dari 6 laga ujicoba yang dilakoni, tercatat PSMS telah dua kali menelan kekalahan, tiga kali meraih kemenangan dan sekali bermain imbang. Selain laga ujicoba, PSMS juga dipastikan akan diperkuat sejumlah pemain baru baik lokal maupun asing untuk mengisi line-up ayam kinantan di Piala Presiden maupun kompetisi Liga 1 2018.

Rencana skuat PSMS akan bertolak ke Bandung, hari ini, Minggu (14/1/2018). PSMS yang tergabung dalam Grup A akan bersua lebih dulu kontra PSM Makasar pada laga perdana Piala Presiden, Selasa (16/1/2018) mendatang.

Selain akan menghadapi PSM, tim Ayam Kinantan juga akan menjajal dua tim besar yakni Persib Bandung dan Sriwijaya FC. PSMS harus siap tergabung dengan grup neraka. Meski begitu, Djanur justru lebih senang PSMS dianggap tim underdog. Sehingga ia akan menunjukkan yang terbaik demi lolos dari babak penyisihan.

“Untuk Piala Presiden kita tetap berusaha lah. Walaupun kita di grup neraka, ini termasuk yang mungkin dianggap sebelah mata karena pendatang baru. Tapi kita akan berusaha untuk memberikan perlawanan kepada tiga tim besar. Kita juga berusaha lolos dari grup dan berusaha menang dengan tiga tim besar tadi,” tambahnya.

Saat ini PSMS memiliki 20 pemain lokal dan 2 pemain asing. Belakangan disebutkan jika ada dua sosok pemain asing yang dikabarkan akan segera bergabung sebelum kepesertaan mereka di Piala Presiden. (Trb/R2)

Olahraga

Sarri Frustrasi Juventus Kalah dari Lyon

Published

on

Maurizio Sarri. (Foto : forzaitalianfootball.com)

Geosiar.com, Olahraga – Maurizio Sarri sangat frustasi dengan kekalahan Juventus usai takluk 0-1 dari Lyon pada leg I babak 16 besar Liga Champions 2019-2020, Kamis (27/2/2020) dini hari WIB. Sarri pun meluapkan kekecewaannya kepada skuat di konferensi pers usai laga.

“Sulit untuk menjelaskan mengapa kami bisa kalah. Namun, di sepanjang babak pertama kami sangat lambat dalam mengalirkan bola, seperti tidak ada pergerakan sama sekali. Dalam keadaan seperti ini, wajarnya, lawan bisa menekan dengan leluasa. Mereka bisa merebut bola kembali dan mencetak gol,” ujar Sarri, seperti dikutip dari Football Italia.

Diakuinya, kekalahan I Bianconeri disebabkan lambatnya para pemain dalam mengalirkan bola. Sehingga Lyon leluasa untuk mengobrak-abrik pertahanan Juve yang berakhir dengan kebobolan dari gol Lucas Tousart (31′).

“Kami kehilangan determinasi dan agresi saat menyerang. Bahkan dalam 15 menit akhir babak pertama kami tidak bisa bertahan dengan maksimal. Kami sangat tidak beruntung karena kebobolan saat De Ligt cedera,” lanjutnya.

Cristiano Ronaldo cs memang terlihat kesulitan dengan keagresifan Lyon membongkar pertahanan Juventus yang sebenarnya dengan cara sederhana. Penampilan Juventus memang membaik di babak kedua, namun semuanya terlambat.

“Saat bola bergerak lambat, ya, kamu kehilangan penguasaan bola. Itu sama dengan memberi ruang bagi lawan untuk menekan secara agresif dan mencuri bola. Saya bahkan tidak berpikir bahwa pressing Lyon sekuat itu,” sambungnya.

“Semua kesalahan ada di kami. Kami yang bergerak dengan sangat lambat, tidak mengubah tempo. Jujur saja, ya, kalau caramu bertanding seperti itu, sama saja dengan tidak mengerjakan apa pun di lapangan,” jelas Sarri.

“Saya bahkan tidak mengerti mengapa mereka bisa mengalirkan bola dua kali lebih cepat di latihan daripada di pertandingan,” tandasnya.

Kemenangan ini memberi modal bagi Lyon untuk melangkah ke leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2019/2020. Kendati kalah, Juve masih punya kesempatan kedua untuk mengamankan tiket perempat final Liga Champions 2019/2020.

Continue Reading

Olahraga

Laga Juventus Vs Inter Milan Akan Berlangsung Tanpa Penonton

Published

on

Cristiano Ronaldo rayakan gol untuk Juventus ke gawang Inter Milan dalam laga bertajuk Derby D'Italia. (Foto: 90Min)

Geosiar.com, Olahraga – Laga antara Juventus vs Inter Milan di Liga Italia Serie A pekan ke-26 pada Senin (2/3/2020) dini hari WIB, dipastikan akan berlangsung tanpa penonton. Hal itu disampaikan oleh Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora.

Keputusan penyelenggaraan event tanpa kehadiran penonton ini akibat dampak parahnya penyebaran virus corona di seluruh belahan dunia. Maka, pihak penyelenggara mengambil langkah antisipasi seperti ini.

“Langkah-langkah antisipasi dan penanganan sudah diambil, Event-event olahraga bakal ditunda sampai Minggu depan. Akan tetapi, ada beberapa event yang diizinkan untuk tetap berlangsung tanpa penonton,” ujar Spadafora kepada Tg2, dilansir Football-Italia, Rabu (26/2/2020).

Dilaporkan, virus asal Wuhan ini sudah menewaskan tujuh orang di Italia dan menginfeksi lebih dari 260 orang. Sehingga, ancaman virus ini turut berdampak pada gelaran Liga Italia.

Sebelumnya, ada empat pertandingan digelar tertutup yaitu Udinese vs Fiorentina, AC Milan vs Genoa, Parma vs SPAL, dan Sassuolo vs Brescia. Masih ada satu pertandingan yang berada dalam status tunggu, yakni Sampdoria vs Verona.

Continue Reading

Olahraga

Gegara Corona, Olimpiade Tokyo 2020 Terancam Batal

Published

on

Logo Olimpiade Tokyo 2020.

Geosiar.com, Olahraga – Virus corona yang semakin mewabah di Jepang mengancam batalnya penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 yang direncanakan berlangsung Juli-Agustus mendatang.

Anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC), Dick Pound mengatakan, estimasi keputusan penyelenggaraan Olimpiade Tokyo akan dikeluarkan pada akhir Mei.

“Dalam kurun waktu sekarang ini, orang-orang akan bertanya, ‘Apakah ini berada dalam pengendalian yang cukup sehingga kita bisa percaya diri menuju Tokyo?’ Bisa saja ada pembatalan,” kata Pound dalam wawancara eksklusif dengan Associated Press, dikutip dari CNNIndonesia, Rabu (26/2/2020).

Dikarenakan ajang ini merupakan perhelatan olahraga akbar, Pound menduga olimpiade tak mungkin dipindah ke tempat lain meski ada tawaran dari negara lain.

“Banyak yang akan dipindah, ada banyak negara dan berbagai acara. Anda tidak dapat dengan mudah mengatakan,’Kami akan menyelenggarakannya pada Oktober’,” jelas Pound.

Mantan atlet renang itu juga meragukan opsi penundaan jadwal penyelenggaraan Olimpiade. Selain itu, ia juga tak membayangkan bila Olimpiade akan digelar di beberapa lokasi berbeda.

“Hal itu akan menghilangkan ciri khas pesta olahraga dunia ini. Selain juga akan ada kendala dalam penyelenggaraan secara terpisah dengan pemberitahuan hanya beberapa bulan,” katanya.

Sehingga, penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 masih belum pasti karena masih menunggu tingkat penyebaran virus dan keputusan IOC. Kendati demikian, Pound menyarankan agar para atlet terus fokus mempersiapkan diri.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com