Connect with us

Nasional

Hendak Diedarkan di Aceh, 40 KG Asal Malaysia Diamankan BNN

Published

on

Narkotika Jenis Sabu (Ilustrasi)

Aceh-Geosiar.com, Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan penyelundupan 40 Kg sabu asal Malaysia yang hendak diedarkan di Aceh. Narkotika jenis sabu rencananya akan dikirim ke Aceh melalui jalur laut.

Penggagalan penyelundupan tersebut dilakukan berkat kerjasama tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai dan tim kepolisian daerah Aceh. Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Arman Depari mengatakan, pengungkapan kejadian tersebut dilakukan selama dua hari, yakni pada tanggal 10 dan 11 Januari 2018. BNN juga menahan 4 pelaku yang ditangkap di lokasi berbeda.

Tersangka pertama atas nama Ramli diamankan di Desa Bagok Panah, Darul Aman, Aceh Timur, dan ditemukan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 30 kilo. Sementara untuk tiga tersangka lain yakni Amri, Junaidi dan Syaifinur ditangkap di alur sungai Desa Bantayan, Nurusalam, Aceh Timur, dengan menyita barang bukti 10 kg sabu.

Menurut Arman, para pelaku rencananya menyelundupkan sabu dari Penang Malaysia. “Sabu diselundupkan dari Penang Malaysia dengan menggunakan perahu motor atau spead boat menuju Idi Rayeuk yang dipecah menjadi 2 bagian, 30 Kg dibawa ke Desa Bagok Panah dan ditangkap anggota BNN pada saat ditemukan barang bukti disembunyikan dengan cara dikubur atau ditanam di pekarangan rumah,” kata Arman dalam keterangannya, Jumat 12 Januari 2018.

Sementara sabu seberat 10 Kg disembunyikan para pelaku di spead boat. Selain itu, turut disita barang bukti motor, spead boat, alat komunikasi dan GPS.

Saat ini tim BNN dan kepolisian masih memburu Dek Bat selaku pengendali jaringan sekaligus pemilik puluhan kg sabu itu. “Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di BNNK Langsa untuk penyidikan lanjutan.” ujar Arman. (Tmt/R2)