Connect with us

Nasional

Menteri BUMN Gandeng MBN Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat Indramayu

Published

on

Menteri BUMN Rini Soemarno adakan kunjungan kerja ke Indramayu, Jawa Barat, pada Kamis (11/1/2018)

Jakarta-GeoSiar.com, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengadakan kunjungan kerja ke Indramayu, Jawa Barat, pada Kamis (11/1/2018).

Dalam kunjungan kerja kali ini, Rini melakukan pembinaan penanaman padi rakyat di Desa Majasari, Kecamatan Sliyek.

Upaya ini merupakan salah satu cara untuk mendorong BUMN agar lebih peduli ke desa. Menteri Rini juga menyaksikan penandatangan MoU antara BUMN dengan Mitra BUMDes Nusantara (MBN) di desa-desa di seluruh Nusantara.

Saat ini tercatat ada 78 ribu desa yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Jumlah BUMDes per akhir 2017 mencapai 22 ribu unit.

Program BUMDes yang telah dimulai pelaksanaannya pada 2017 ini juga merupakan bentuk pembelajaran agar usaha usaha di desa bisa melakukan kegiatannya dengan mengedepankan prinsip korporasi.

Penanaman padi ini menjadi bagian dari program pembinaan beberapa BUMN dalam meningkatkan kesejahteraan petani Indramayu.

Rini mengatakan, saat ini Indramayu dipilih oleh BUMN sebagai pilot project dalam mewujudkan digitalisasi pertanian. Maka dari itu PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, beberapa BUMN lainnya tengah mengembangkan berbagai teknologi dalam mendukung sektor pertanian.

“Kita tahu Indramayu itu tanahnya subur sekali, makanya kita konsentrasikan di sini untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Rini di Indramayu, Kamis (11/1/2018).

Bupati Indramayu Anna Sopanah, Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga, Direktur Utama Pupuk Indonesia Aas Asikin dan pejabat daerah lainnya juga turut hadir mendampingi Rini.

Menurut Rini, BUMDes merupakan bentuk kepedulian Kementerian BUMN, melalui BUMN, dalam upaya meningkatkan taraf perekonomian desa.

“Kami melihat, kesejahteraan masyarakat Indonesia akan tercapai kalau bisa sejahterakan desa,” ujar Rini.

Dengan program ini, mitra usaha BUMN di desa bisa melakukan aktivitas usaha yang produktif, sesuai dengan potensi yang ada di desa tersebut. (Lpt6/r1)