Connect with us

Nasional

Sisi Lain Veronica Tan Sebagai Pendamping Ahok

Published

on

Isteri Mantan Gubernur DKI Jakarta, Veronica Tan

Jakarta-GeoSiar.com, Rusaknya hubungan rumah tangga Mantan Gubernur DKI Jakarta dengan isterinya Veronica Tan dikabarkan karena adanya kehadiran Pria Idaman Lain (PIL).

Meskipun keduanya sudah dikaruniai 3 anak dan terlihat harmonis, Ahok secara matang melayangkan gugatan cerai terhadap wanita yang sudah menemaninya selama kurang lebih 20 tahun pada 5 Januari 2018.

Vero yang tampak didepan publik selalu mendukung Ahok terutama dalam urusan politik ternyata merasa tertekan dengan profesi sang suami yang tak memiliki waktu bersama keluarga.

Vero mengaku tak begitu setuju Ahok terjun ke dalam dunia politik.

Vero merasa bahwa Ahok tidak konsisten karena janjinya waktu itu menjadi pengusaha.

“Nikahnya mau berdasi kok,” kata Veronica dalam sebuah wawancara dengan TV swasta jelang pilkada Jakarta 2017 lalu.

“Tadinya bapakkan pengusaha. Janji nikahnya di tengah perjalanan enggak bilang enggak boleh ganti profesi,” kata Veronica.

Veronica mengakui bahwa yang menjadi semangat etrbesarnya Ahok untuk terjun ke dalam dunia politik adalah ayahnya Ahok alias mertua Vero.

Ayahnya Ahok berpesan jika ingin menolong orang miskin tidak cukup jika menjadi pengusaha melainkan menjadi seorang pejabat agar dapat menolong lebih banyak orang dengan dana yang lebih besar.

“Kalau soal waktu ya namanya juga perempuan punya laki kok kerja untuk masyarakat terus nih. Waktu untuk kita kapan dong? Tapi kelihatnnya susah yah karena sudah situasi kondisi, ya jalanin aja,” terangnya.

Veronica Tan selama ini mendapatkan pujian dari publik karena kesetiaanya dalam mendampingi Ahok dengan kalem dan ramah.

Pujian tersebut di sampaikan lewat media sosial milik Veronica dengan memberikan semangat dan pujian untuk istri Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok itu.

Apalagi saat ia harus melalui cobaan hidup yang amat berat, yaitu suaminya mendekam di penjara karena kasus penistaan agama dan mendekam selama 2 tahun di balik jeruji.

Meskipun kesehariannya Vero berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan mengurus anak-anak, namun siapa sangka bahwa Vero terlahir dari keluarga yang mengutamakan pendidikan.

Vero yang merupakan wanita kelahiran Medan, Sumatera Utara, Indonesia, 6 September 1977 merupakan putri sulung dari tiga bersaudara.

Kedua orangtuanya merupakan keturunan Tionghoa yang sangat keras dalam pendidikan, khususnya sang ibu.

Ibunya tak segan-segan memberi hukuman kepada anak-anak di saat nilai pelajaran sekolah kurang memuaskan.

“Mama ingin anak-anaknya sekolah tinggi. Anak perempuan minimal harus punya karier,“ tuturnya.

Setelah menamatkan SD dan SMP di Medan, Veronica Tan melanjutkan SMA ke Jakarta untuk melanjutkan belajar di SMA.

Vero kemudian melanjutkan pendidikan di jurusan arsitektur Universitas Pelita Harapan, Jakarta.

Namun belum selesaikan studi, Vero segera dilamar lelaki yang dikenalnya di gereja, yakni Ahok.

Tanpa proses pacaran, ia menikahi Gubernur DKI pada 6 September 1997, di usia 19 tahun.

“Dia lebih tua sembilan tahun dari saya, sehingga serius ingin berumah tangga,” ujar ibu, yang dikaruniai tiga buah hati dari pernikahan ini.

Alhasil Vero tetap menamatkan kuliah saat anak kedua mereka sudah lahir.

Kini Vero dan Ahok akan segera menghadapi sidang perceraian yang dimana Ahok sebagai pihak penggugat diwakilkan oleh pengacaranya Josefina Agatha dan Vero sebagai pihak tergugat.(trb/r1)