Connect with us

Pilkada 2018

Polda Sumut Pantau Kesiapan Pengamanan Jelang Pilkada Serentak

Published

on

Kapolda Sumatera Utara Irjen Paulus Waterpauw

Medan-Geosiar.com, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengadakan Apel Gelar Pasukan “Operasi Mantap Praja Toba-2018 Polda Sumut” di Lapangan Benteng, Medan, Sabtu 6 Januari 2018. Apel tersebut diadakan sekaligus untuk memantau potensi kerawanan dalam pemilihan gubernur dan pemilihan kepala daerah di delapan kabupaten/kota di provinsi itu.

Pelaksanaan Apel Gelar Pasukan dipimpin Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw. Hadir pula Gubernur diwakili Staf Ahli, Pangdam I/BB, Mayjen TNI Cucu Sumantri, Kabinda Sumut, Brigjen TNI Ruruh A. Setyawibawa, Ketua KPU Sumut, Mulia Banurea, Ketua Bawaslu, Syafrida R. Rasahan, Kasdam I/BB, Brigjen TNI Tiopan Aritonang, Kepala Basarnas Provinsi Sumut diwakili Kasi Ops Basarnas, M. Agus Wibisino.

Selain itu Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, KBNN Provinsi Sumut diwakili Kabid Pemberantasan, AKBP Agus Halimudin, Pangkosek Hasudnas III diwakili Asops Kolonel (Pnb) Jhonson Simatupang, Danlantamal I Belawan diwakili Wadanlantamal, Kolonel Mar. Imade Wahyu Santoso, Danlanud Soewondo, Kolonel (Pnb) Daan Sulfi, dan Para PJU TNI Kodam I/BB.

Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, setiap penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada), potensi kerawanan dan pelanggaran itu selalu ada. Menurutnya, pelanggaran itu dapat berupa praktik politik uang (money politic), kampanye hitam (black campaign), dan sabotase yang dilakukan kelompok tertentu.

Selain itu potensi kerawanan juga dapat muncul dengan adanya kesalahan dalam penentuan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) atau kekeliruan dalam penentuan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Termasuk jika ada kelompok yang melakukan aksi anarkis dalam menyikapi tahapan pilkada dan adanya sengketa pilkada.

Pilkada Serentak di Sumut akan digelar di banyak tempat, selain pemilihan Gubernur Sumatera Utara, akan ada pilkada di delapan daerah yakni Kabupaten Langkat, Deliserdang, Dairi, Batubara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Tapanuli Utara, dan Kota Padang Sidimpuan.

Paulus menyatakan pihaknya akan mengerahkan 13.544 personel dan dibantu 1.250 unsur TNI melalui Operasi Mantap Praja Toba 2018 untuk memantau dan mengamankan Pilkada serentak di Sumut.

“Pasukan yang kita turunkan adalah pasukan gabungan dari TNI dan Polri. Selain itu juga kita kerahkan pasukan dari instansi lain seperti, Linmas, Basarmas, Satpol PP dan Dinas Damkar,” ucapnya.

“Untuk seluruh anggota, lakukan tahapan manajemen dalam tugas, tingkatkan koordinasi dan kerja sama antar penyelenggara dan petugas keamanan, terima kasih kepada personel yang sudah hadir, dan terima kasih atas pengamanan Perayaan Natal dan Tahun Baru yang berjalan aman dan kondusif,” tambah Paulus.

Paulus mengharapkan personel TNI dan Polri yang terlibat dalam Operasi Mantap Praja Toba 2018 mampu mengedepankan netralitas, terutama penyelenggara pilkada dan seluruh elemen masyarakat. (Ant/R2)