Connect with us

Pilkada 2018

NasDem Dukung Penuh Edy Rahmayadi, Tengku Erry Gagal NyaGub

Published

on

Letjen Edy Rahmayadi berfoto bersama dengan Tengku Erry Nuradi saat penyerahan dukungan NasDem pada Pilgubsu 2018

Jakarta-GeoSiar.com, Edy Rahmayadi mendapatkan dukungan penuh dari Partai NasDem dalam Pilgub Sumatera Utara 2018. Penyerahan SK dukungan Cagub itu sendiri dilakukan di Jakarta, Jumat (5/1/2018) malam.

NasDem yang tadinya mendukung penuh kadernya sendiri Tengku Erry Nuradi, mencabut dukungan di Pilgub Sumut untuk Gubernur Sumut yang masih menjabat sampai saat ini.

NasDem mengalihkan dukungan ke Letjen Edy Rahmayadi sontak membuat terkejut Tengku Erry Nuradi.

Tampak raut wajah Tengku Erry yang tak bersahabat saat berdampingan dengan Edy Rahmayadi ketika secara simbolis NasDem memberikan dukungan penuh terhadap mereka.

Pada kesempatan pilgub kali ini Edy Rahmayadi berpasangan dengan Ijeck atau Musa Rajekshah.

Sebelum memutuskan mengusung Edy nanti malam, NasDem sebenarnya telah mendeklarasikan dukungan untuk Erry, Minggu (12/11/2017). Deklarasi itu bahkan dihadiri langsung Ketum NasDem Surya Paloh.

Deklarasi itu ditandai dengan diserahkannya surat dukungan Pilgub Sumut 2018 dari NasDem. Surat itu diberikan langsung oleh Paloh kepada Erry.

Namun semenjak dukungan partai Golkar beralih dukungan dari yang sebelumnya mendukung Tengku Erry kepada Edy Rahmayadi, NasDem banting stir mendukung Edy dan mencabut dukungan dari calon partainya sendiri.

Dukungan oleh Partai Golkar terhadap Edy Rahmayadi dimumumkan di Kantor DPP Partai Golkar Jakarta, Jumat (5/1/2018).

Dukungan tersebut tentu sebagai sinyal besar pembatalan dukungan kepada Tengku Erry Nuradi di Pilgub Sumut 2018.

Menilik hal ini, maka Edy Rahmayadi dan Musa Rajeck Shah sudah melebihi jumlah persyaratan pendaftaran calon Gubernur Sumut dengan total 45 kursi yakni diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, dan Golkar.

Sementara disisi lain, Tengku Erry, Djarot Saiful Hidayat dan JR Saragih berusaha untuk mengumpulkan jumlah kursi minimal yakni 20 kursi dan masih belum bisa memastikan koalisi untuk kemenangannya dalam Pilgub 2018 mendatang.(trbmdn/r1)