Connect with us

Pilkada 2018

Mundur Dari Pilkada Jatim, Azwar Anas Kembalikan Mandat Ke PDIP

Published

on

Azwar Anas, Calon wakil gubernur Jawa Timur pendamping Khofifah Indar Parawangsa.

Medan-Geosiar.com, Abdullah Azwar Anas resmi mengembalikan mandat sebagai calon wakil gubernur Jawa Timur kepada partai pengusungnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Timur.Pengunduran Anas resmi disampaikan melalui siaran pers, Sabtu, 6 Januari 2018.

Sebelumnya PDIP dan Partai Kebangkitan Bangsa mengusung pasangan Syaifullah Yusuf-Abdullah Azwar Anas untuk maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Jawa Timur. PDIP telah mendeklarasikan dukungan itu pada Oktober 2017.

Pengunduran Anas diamini Sekretaris PDIP Jawa Timur, Sri Untari, Sabtu 6 Januari 2017. “Benar, tadi pagi,” ungkapnya. Menurut Sri, PDIP baru menerima informasi pengunduran diri Anas dari pengurus pusat partai pagi tadi sekitar pukul 10.26.

Menurut Sri, partainya belum bisa berkomentar mengenai hal tersebut. Sri mengatakan PDIP akan berkoordinasi dengan pengurus partai. “Untuk selanjutnya kami akan berkoordinasi dulu karena belum tahu secara persis seperti apa.”

Berikut isi siaran pers lengkap pengunduran diri Azwar Anas:

Yth. Para Kiai, tokoh masyarakat, kawan-kawan seperjuangan, rekan-rekan pers yang membanggakan, dan seluruh masyarakat Jawa Timur, teristimewa masyarakat Banyuwangi yang sangat saya cintai.

Assalamualaikum Wr. Wb.

Melalui perenungan mendalam usai sholat Subuh hari ini, dengan memohon pencerahan dan kekuatan dari Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala dinamika yang terjadi, dengan ini saya menyampaikan beberapa hal.

Berbagai cobaan, godaan kekuasaan, penyuapan, bahkan cara-cara yang tidak manusiawi telah saya lalui dalam hampir dua periode memimpin Banyuwangi, dan alhamdulillah, saya bisa atasi dan masyarakat Banyuwangi memberi apresiasi atas kerja pelayanan saya dengan berbagai indikator perbaikan yang rigid dan terukur, seperti penurunan kemiskinan dan peningkatan pesat pendapatan per kapita rakyat.

Namun ketika saya berproses dalam pencalonan sebagai wakil gubernur, ada pihak-pihak yang menggunakan segala cara yang mengorbankan kehormatan keluarga saya, rakyat Banyuwangi dan Jawa Timur, serta para ulama dan sesepuh yang selama ini membimbing saya.

Untuk itu, demi tanggung jawab saya kepada masyarakat, bahwa menjadi pemimpin itu harus amanah, juga demi terwujudnya program-program kerakyatan partai dalam pembangunan untuk menyejahterakan rakyat Jatim, maka saya memberikan kembali mandat penugasan sebagai cawagub Jatim ke partai.

Saya sunguh mengucapkan terima kasih, kepada Ibu Megawati Soekarnoputri, keluarga besar PDI Perjuangan dan Nahdliyin yang telah memberi kepercayaan kepada saya. Ibu Megawati telah mengajarkan kepada kami semua untuk memegang teguh komitmen terhadap aspek-aspek kepemimpinan.

Akhir kata, saya tetap percaya bahwa mereka yang menggunakan politik segala cara akan diberikan keadilan oleh Allah SWT. Saya percaya ada nur-keadilan yang akan menerangi hamba Allah yang tidak sempurna ini.

Untuk selanjutnya, saya akan berjuang dengan segenap daya dan upaya, bersama-sama rakyat Banyuwangi, untuk mewujudkan kesejahteraan bagi semua sebagaimana telah berhasil kita jalankan dalam hampir delapan tahun terakhir.

Wassalamualaikum Wr Wb

Abdullah Azwar Anas