Connect with us

Pilkada 2018

Edy Rahmayadi Kunjungi Gereja dan Bagikan Lembaran Uang Biru

Published

on

Mantan Pangkostrad Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi bagikan uang Rp. 50.000 kepada jemaat di Simalingkar pada saat perayaan natal

Medan-GeoSiar.com, Mantan Pangkostrad Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi memberikan beberapa lembar uang Rp.50 ribuan kepada salah satu jemaat di sebuah gereja di wilayah Simalingkar, Medan, Sumatera Utara beberapa waktu lalu.

Videonya yang beredar saat membagi-bagikan sejumlah uang di sebuah gereja sontak saja segera ramai diperbincangkan di media sosial.

Edy sebelumnya sudah di sebut-sebut akan maju sebagai bakal calon gubernur di Pilgub Sumatera Utara yang diusung oleh sejumlah partai koalisi.

Dalam video tersebut beberapa umat berebut saat menerima uang dari Edy di bagian belakang gereja. Namun tidak dijelaskan di video itu kapan dan dalam rangka Edy membagikan uang.

Ketua Tim Deklarasi Edy-Ijeck, Ikwan Ritonga mengatakan bahwa video tersebut merupakan video yang diambil saat Edy diundang ke acara perayaan Natal di sebuah gereja.

“Itu acara Natalan, sekitar dua minggu lalu. Di salah satu perayaan natal, kita diundang dan kita hadir, dan masyarakat juga begitu antusias dengan Pak Edy,” ucap Ikwan saat ditemui kumparan di rumah Rumah Juang, Jl. SM. Raja, Medan, Jumat (5/1/2017).

Menurutnya kehadiran Edy saat itu disambut hangat oleh jemaat gereja dan dalam rangka membangun silaturahmi antar umat beragama.

“Diundang oleh masyarakat, beberapa tokoh-tokoh etnis kristiani kan, ya itu kan sah sah aja. Yang mau mengundang kita kalau kita jiwa betul-betul memimpin, tidak membedakan satu agama, ya harus kita datangi kan,” tutur Ikhwan.

Sementara terkait pembagian uang yang bewarna biru menurut Ikwan sama sekali tak ada kaitannya dengan kampanye Pilkada 2018 mendatang, melainkan dalam rangka berbagi dan wujud tali kasih di hari Natal.

Sehubungan dengan hal tersebut, Ikhwan menjelaskan bahwa masa kampanye Pilkada serentak akan dimulai pada Kamis (15/2/2018) mendatang.

Masa tenang dimulai pada Minggu (24/6/2018) dan pemungutan suara akan berlangsung pada Rabu (27/6/2018).

“Ya konsepnya kan itu kan bukan calon, bukan apa ya kan. Artinya kalau kasih uang kehendak, apalagi dalam perayaan natal, ya sah sah aja. Kita pun kalau hari raya bagi-bagi uang ke anak-anak kan,” pungkas Ikwan.
(kmpn/r1)