Connect with us

Sumut

Maria Calista Meriahkan Penutupan Perlombaan Pemazmur Medan 2017

Published

on

Maria Calista menghibur acara penutupan Perlombaan Pemazmur Agama Katolik Medan 2017

Medan-Geosiar.com, Penutupan Perlombaan Pemazmur Agama Katolik Medan 2017 dimeriahkan oleh penyanyi nasional, Maria Calista. Juara Ajang Mamamia Show Indosiar tahun 2008 tersebut menyanyikan beberapa lagu untuk menghibur hadirin yang hadir dalam acara yang digelar di Gedung catholic Centre, Medan, Kamis (28/12/2017) malam.

Lagu ‘Bagi Tuhan Tak Ada Yang Tak Mungkin’ menjadi pembuka penampilan Maria. Selain itu, pemilik nama lengkap Maria Anggreini Grace Kelly Habeahan tersebut juga membawakan sejumlah lagu seperti Mauliate Ma Inang dan lagu Rap Sai Nimmu Tu Au.

Dara yang pernah mewakili Indonesia di ajang ABU TV Song Festival Seoul, Korea Selatan tahun 2012 tersebut juga menceritakan kisah suksesnya menjadi salah satu penyanyi nasional. Menurut Maria, peran Katolik seperti Imam dan tokoh-tokoh Katolik Medan sangat berpengaruh dalam kariernya selama ini.

Selain diisi penyanyi Maria Calista, penutupan perlombaan tersebut juga dihadiri anggota DPRD Medan Hendrik H Sitompul, Kadis Kebudayaan Medan Suherman dan pejabat eselon Kota Medan. Hadir juga anggota DPD RI Parlindungan Purba,

Perlombaan Pemazmur Agama Katolik Medan 2017 sendiri merupakan acara yang diselenggarakan Pemerintah Kota Medan untuk memeriahkan semarak natal tahun 2017. Penutupan acara tersebut dihadiri Kadis Kebudayaan Kota Medan, Suherman, yang mewakili Walikota Medan, Djulmi Eldin, yang tak bisa menghadiri dikarenakan agenda tugas di tempat lain.

Dalam sambutannya, Suherman menegaskan pihaknya akan terus mendukung acara-acara keagaman untuk mempertebal keimanan terhadap Tuhan. “Pemerintah kota Medan berkomitmen terus mendukung acara-acara keagaaman di Kota Medan, untuk mempertebal keimanan masyarakat terhadap Tuhan,” ujar Suherman.

Suherman juga mengucapkan selamat kepada para pemenang dalam perlombaan tersebut. “Kami berharap para pemenang dapat terlibat dalam mengisi kegiatan-kegiatan keagamaan di gereja masing-masing” katanya.

Adapun Perlombaan Pemazmur Agama Katolik tersebut dibagi dalam beberapa kategori, yakni, kategori pemazmur orangtua, kategori pemazmur dewasa, kategori pemazmur remaja, dan vokal solo anak-anak. (Cw2)