Connect with us

Selebritis

Ryana Dea dan Puadin Redi Belajar Ngurus Anak

Published

on

Ryana Dea dan Puadin Redi semakin mesra setelah menikah

Jakarta-GeoSiar.com, Ryana Dea dan Puadin Redi, merasakan kebahagiaan yang lengkap pasca kedatangan anggota keluarga baru di tengah-tengah kehidupan cinta mereka.

Setelah bayi pertama mereka yang bernama Qiandra lahir pada akhir November lalu, meskipun bahagia, keduanya mengaku masih takut untuk menyentuh bayi mereka.

Ryana Dea mengaku masih khawatir dan ketakutan tersendiri dalam mengurus anak bayinya yang kecil dan mungil.

“(Kalau urus anak) Takut, sampe sekarang belum berani mandiin. Untungnya, makanya kita ngungsi ke sini karena banyak yang bantuin. Ada kakak iparku, mamaku juga. Jadi sampe hari ini dia masih dimandiin sama kakak ipar aku. Karena aku gak berani, masih kecil banget kaya takut salah pegang dan dia tenaganya kenceng banget, jadi takut jatoh. Kita pas latihan berdua di rumah sakit, kita yang, aduh gak berani deh, dia tenaganya kuat banget, jadi takut jatuh,” ujar Ryana saat ditemui di kawasan Jati Sampurna Kranggan, Bekasi, Minggu (3/12/2017).

Meskipun masih takut, Ryana Dea mengaku berusaha untuk tetap belajar cara mengurus bayi. Bahkan ditengah kesibukannya, Ryana memanfaatkan waktu bersama keluarganya untuk belajar dan memberanikan diri mengurus anaknya.

Apalagi, Ryana mengungkapkan jika keluarganya akan pulang ke rumah masing-masing dan membuatnya mau tak mau harus bisa mengurus buah cintanya bersama Puadin.

“(Kapan beraninya) Mungkin weekdays ini sih, karena weekend ini mereka di sini. Weekdays sudah pada pulang ke rumah masing-masing, jadi kayak mau gak mau harus mulai berani buat mandiin,” lanjutnya.

Puadin, sang suami juga sepakat dengan Ryana yang mengharuskan belajar mandiri cara untuk mengurus buah hatinya.

“Meskipun gak terlalu ribet mandiin, cuma kayak memegangnya doang sih yang takut. Jangankan mandiin, ngeluarin sendawa pun kita masih gak berani, masih takut karena masih lunak banget. Mungkin harus yang berpengalaman kali. yah mau gak mau kita juga harus bisa,” pungkas Puadin. (kplg/r1)