Connect with us

Sumut

Reses DPRD Tampung Keluhan Banjir Warga Nelayan

Published

on

DPRD Medan dari Fraksi Partai NasDem, HM Nezar Djoeli saat reses di SD Terapung, Kampung Nelayan, Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Selasa (19/12/2017)

Medan-GeoSiar.com, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan dari Fraksi Partai NasDem, HM Nezar Djoeli mengadakan reses di Sekolah Dasar Terapung, Kampung Nelayan, Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Selasa (19/12/2017).

Dalam reses ini turut hadir perwakilan Dinas Sosial Kota Medan, BPJS, Dinas Pendidikan Kota Medan, Mewakili Camat Labuhan, Zainal, Lurah Nelayan Indah, Budiman Pane, Kepala Sekolah SD Terapung dan Dinas Kesehatan Kota Medan.

DPRD menampung seluruh keluhan Warga Kecamatan Medan Labuhan khususnya masalah banjir rob yang sering terjadi di wilayah kampung nelayan khususnya di lingkungan sekolah.

Nezar dalam kunjungannya menyaksikan secara langsung halaman SD Terapung yang sudah digenangi air setinggi mata kaki disebabkan hujan yang mengguyur.

Seorang Guru SD Terapung, Ade Fitri mengutarakan keluhannya mengenai kondisi sekolah yang selalu banjir ketika banjir rob dan disebabkan tingginya curah hujan.

“Bahkan jika terjadi banjir rob, ketinggian air yang menggenang sekolah ini bisa mencapai 1 meter dan siswa terpaksa diliburkan,” katanya.

Sementara salah seorang warga lainnya, Ibrahim meminta agar Anggota DPRD Sumut Nezar Djoeli segera mendesak Pemerintah Kota Medan untuk memperbaiki Jalan Pulau Bangka Yang berada di Lingkungan 3, Keluraha. Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan yang kondisinya sudah babak belur dan selalu banjir jika hujan mengguyur Kota Medan.

Menurut Ibrahim dalam menangani banjir, warga sudah melakukan penimbunan secara swadaya agar banjir tidak terlalu tinggi menggenangi jalan ketika hujan turun. Namun, menurutnya langkah tersbeut kurang efektif karena tak mampu menahan volem air yang mencapai ketinggian lutut orang dewasa.

“Dan ini menyulitkan warga untuk melakukan aktifitas,” cetusnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Nezar Djoeli mengatakan bahwa usulan terhadap penanganan perbaikan Jalan Pulau Bangka sudah diberikan kepada Pemko Medan khususnya Dinas Bina Marga melalui Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai NasDem

“Namun apakah usulan perbaikan tersebut sudah diproses atau belum, kota juga belum mendapatkan informasinya,” tuturnya.

Nezar berjanji untuk meminta kepada Walikota Medan Dzulmi Eldin untuk segera mengirimkan tim untuk mengentaskan permasalahan yang dihadapi warga Jalan Pulau Bangka ini.

Menurut Nezar pihaknya juga akan mendesak Dinas Bina Marga untuk segera membuat gorong-gorong sebagai penyelesaian sementara banjir rob sembari membawa permasalahan ini ke Kementerian PUPR agar segera mendapat penangan banjir rob yang sudah lama terjadi ini.

“Untuk penanganan banjir rob, gawean ya ada di Pemerintah Pusat. Untuk itu warga diharapkan bersabar sembari berdoa agar upaya yang dilakukan bisa segera terealisasi,” ujarnya.

Terkait dengan upaya lain, seperti pembenahan sekolah, warga bisa meminta bantuan kepada perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar kawasan ini melalui dana CSR mereka. Karena, setiap perusahaan termasuk PT Pertamina wajib mengeluarkan dana CSRnya 1 persen dari keuntungan setiap tahunnya.

“Kalau ada perusahaan yang tidak memberikan CSR nya apalagi Pertamina, kepada warga yang membutuhkan untuk kemaslahatan umat banyak, silahkan angkat kaki dari sini,” pungkasnya. (smtol/r1)