Connect with us

Olahraga

Mantan Pelatih Klub China Temani Djanur Latih PSMS

Published

on

Skuat PSMS dalam pertandingan Liga 2 2017

Medan-Geosiar.com, Melakoni Piala Presiden dan Liga 1 2018 mendatang, pelatih PSMS Medan, Djajang Nurdjaman, tidak akan didampingi oleh Edy Syahputra. Djanur kini mendapat pendamping baru yang ahli IT dan pernah menangani klub Liga China U-15, Yunnan Lijiang FC.

Muhamad Yusup Prasetiyo atau kerap disapa Yoyok akan menjadi asisten Pelatih PSMS mendampingi Djajang Nurdjaman. Langkah yang diambil PSMS dinilai tepat menlihat Yoyo cukup berpengalaman meskipun usianya baru 26 tahun.

Yoyok pernah menjadi buah bibir saat membesut klub asal China, Lijiang FC. Hal itu lantaran Yoyo menjadi pelatih pertama yang berkarier di China. Setelah berkarier di China, Yoyo kemudian menjadi asisten pelatih di PS TNI pada putaran kedua Liga 1 2017.

Yoyo mengaku bergabung dengan PSMS karena ajakan pelatih Djadjang Nurdjaman. “Dari dua minggu yang lalu setelah mendapatkan tawaran dari Ricky Nelson dan Rudy Eka. Saya lebih memilih PSMS karena coach Djanur pelatih yang membawa Persib juara,” kata Yoyo kepada BolaSport.com.

Yoyo mengaku tertarik membantu Djanur melatih PSMS karena klub ini memiliki nama besar dan ingin mengembalikan kejayaan PSMS di sepakbola nasional. “Harapan saya pribadi mengembalikan nama sepak bola Medan di papan atas sepak bola Indonesia seperti waktu perserikatan dulu,” ujar pelatih berlisensi B AFC tersebut.

Sementara Djanur berharap duet dirinya dengan Yoyok dapat ebrlangsung baik. Djanur yakin pendampingnya kali ini akan membantu kerjanya sebagai pelatih kepala.

“Karena dia (Yoyok) ahli dalam IT, analisis sama statistik. Mudah-mudahan kami bisa bisa bekerja sama dengan baik,” ujar Djanur usai memimpin latihan perdana skuat PSMS di Stadion Kebun Bunga, Senin (18/12/17) sore.

“Belum pernah, tapi saya tahu reputasi dia. Saya membutuhkan orang seperti dia. Dia punya keahlian, jadi gampang untuk evaluasi tim (dengan keahliannya),” tutupnya. (Kps/R2)