Connect with us

Sumut

Angkot Medan Mogok, Calon Penumpang Terlantar

Published

on

Angkot konnvensional mogok beroperasi hari ini

Medan-Geosiar.com, Angkutan kota (angkot) konvensional di Medan mogok total pada hari ini, Rabu (13/12/2017). Menurut pantauan geosiar.com, kondisi jalanan tidak terlihat angkutan kota merek apapun yang beroperasi sejak pukul 06.30 pagi. Akibatnya, terjadi penumpukan calon penumpang di sepanjang jalan.

Dari informasi yang diperoleh, beberapa angkutan kota yang akan mogok di antaranya Mars, Medan Rahayu Ceria, Medan Bus, Nasional, Wampu Mini, dan KPUM.

Saat berita dituliskan, sejumlah ruas jalan mulai dari Simpang Selayang, Simpang Pemda, Simpang Padang Bulan hingga Simpang Kampus USU Padang Bulan, terjadi penumpukan pelajar dan para pekerja menantikan kedatangan angkot.

“Saya tidak tahu bakal ada pemogokan angkot, sudah setengah jam juga menunggu tapi tak ada sau pun angkot yang lewat,” kata seorang mahasiswi di Simpang Pasar Baru, Padang Bulan.

Hal senada juga dikatakan Alex, seorang warga Medan. Menurutnya ia terpaksa memakai transportasi online untuk berangkat menuju tempat kerja.

“Susah juga kalau semua angkot pada mogok. Pasalnya tempat kerja jauh, kalau pun pakai angkutan online juga pasti mahal. Karena jauh,” ungkapnya.

Aksi mogok yang dilakukan perusahaan transportasi kota tersebut yakni terkait protes terhadap sikap Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi yang dinilai tidak jelas dalam menata angkutan khusus atau taksi online berbasis aplikasi.

Tercatat kurang lebih 15.000 angkot menghentikan operasionanyya di hari pemogokan ini. Mereka  mendesak pemerintah menegakkan regulasi tentang angkutan khusus berbasis aplikasi online yakni Kepmen No. 108/2017. Terutama terkait penentuan tarif dan penegasan tentang kuota taksi online yang terdiri dari Grabcar, Gocar dan Uber yang diperkenankan beroperasi. (Mbd/R2)