Connect with us

Olahraga

PSMS Ikuti Piala Presiden Sebagai Persiapan Liga 1 2018

Published

on

Pemain PSMS merayakan gol dalam pertandingan di Liga 2 2017

Medan-Geosiar.com, Manajemen PSMS Medan pastikan tim ikut dalam turnamen Piala Presiden yang akan digelar Januari 2018 mendatang. Keputusan diambil melalui rapat pengurus di Mess PSMS, Stadion Kebun Bunga, Senin (11/12/2017). PSMS akan menjadikan turnamen Piala Presiden sebagai kesempatan mengukur kapasitas tim serta memantau kekuatan calon lawan di Liga 1.

“Kami rencana ikut Piala Presiden di Januari mendatang. Disini kekuatan baru kami akan terlihat untuk mengarungi Liga 1. Kami akan lihat ajang ini sebagai uji coba pemain. Selain itu coach juga bisa melihat kekuatan tim di awal musim yang baru ini,” papar Kodrat Shah, yang juga Presiden klub PSMS Medan.

Hanya saja tentang siapa-siapa pemain yang akan dipakai dalam turnamen ini, Kodrat mengaku belum bisa membeberkan.

“Jadi setelah 18 Desember kita akan tahu siapa saja pemain yang dibutuhkan Pelatih Djajang Nurjaman. Ada rentang waktu sebulan sebelum Piala Presiden, saat itulah mereka mempersiapkan tim, dan Piala Presiden tentunya akan menjadi tolak ukur kesiapan tim di Liga 1 nanti,” ujarnya.

Kodrat bahkan mengaku berencana mendaftarkan Stadion Teladan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Presiden. Meski hingga saat ini renovasi Stadion teladan belum selesai. “Jika Stadion Teladan bisa selesai cepat kita akan daftarkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Presiden,” timpalnya.

Kodrat mengaku pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Walikota Medan, Djulmi Eldin terkait renovasi Stadion Teladan. “Jadi melalui Wali Kota Medan, dirinya telah menginstruksikan kepada dua SKPD yang menanggungjawabi pembenahan Stadion Teladan dalam hal ini Dinas Perkim dan Pertamanan untuk segera menyelesaikannya. Jadi kita saat ini masih menunggu prosesnya berjalan. Semoga aja bisa selesai tepat waktu,” jelasnya.

Namun, dalam kesempatan tersebut, Kodrat mengakui dalam waktu dekat akan melakukan perombakan di dalam tubuh manajemen klub. Namun ia enggan mengatakan nama yang keluar maupun masuk dalam manajemen PSMS. “Kita kan bakal menjalani liga yang profesional, untuk itu kita akan membangun pengurus yang profesional juga. Jadi pengurus yang selama ini cuma nama dan tidak ada andil dalam klub akan segera diganti,” katanya.

“Nanti tanggal 18 Desember akan kita umumkan, sekalian rapat dengan tim pelatih untuk menentukan siapa saja pemain yang akan dibeli serta siapa saja tim pelatih yang akan mengikuti kompetisi Liga 1,” ucapnya.

Sementara itu, untuk mengarungi Liga 1 2018, PSMS diperkirakan membutuhkan dana sebesar Rp25 miliar. Menurut Kodrat, manajemen kini sedang berusaha mendekati sejumlah sponsor agar bisa mendapatkan dana sebesar itu.

“Anggaran lagi dalam rancangan persiapan, sudah ada target-target. Cuma memang masih belum cukup untuk semusim, karena biayanya cukup besar. Hingga hari ini kami terus bekerja disini untuk mencari sponsor. Kami optimis dana tersebut akan terpenuhi,” tegas Kodrat. (Sp/R2)